Ada banyak cara untuk memperingati Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap tanggal 20 November, pada tahun ini.   Taman Baca Baraoi Petak Malai Kabupaten Katingan sendiri memilih tiga kegiatan di ruang terbuka yang melibatkan anak-anak untuk merayakannya. Tiga kegiatan tersebut adalah belajar seni, melipat kertas (origami), Story Telling, dan Edukasi Lingkungan.

Belajar Seni Melipat Kertas (Origami)
Awan tipis terlihat, setelah hujan mengguyur desa sejak dini hari, tak mampu menyembunyikan munculnya sang mentari. Sehingga meski waktu sudah menunjukan lewat pukul 15.00 Wib,  teriknya masih cukup terasa. Belasan anak telah duduk rapi diatas hamparan terpal tepat di bawah pohon Pilang. Mata mereka tertuju pada Edi, salah satu pengurus Taman Baca Baraoi yang hari itu akan mengajari mereka origami yaitu sebuah keterampilan seni melipat kertas dari Jepang.  Godaan nyamuk yang sesekali mengambil kesempatan mencuri setetes darah tidak menggoyahkan konsentrasi mereka menyimak kata demi kata yang meluncur dari sang mentor.
 Belajar origami
Melipat kertas menjadi mainan pesawat atau perahu adalah hal yang lumrah dikalangan anak-anak. Tetapi lain cerita ketika kertas tersebut di “sulap” menjadi kupu-kupu, kelinci, burung atau hewan-hewan lainnya. Semua itu adalah hal baru yang tidak setiap saat bisa mereka dapatkan dengan segala keterbatasan tinggal di desa pelosok.
 Belajar seni melipat kertas
Meski terlihat sepele, origami memiliki banyak manfaat untuk anak-anak antara lain :
1.       Anak-anak bisa belajar mengikuti arahan
2.       Anak-anak belajar berkreatifitas
3.       Anak-anak belajar berimajinasi
4.       Anak-anak belajar berkarya
5.       Anak-anak belajar mengapresiasi sebuah karya seni
6.       Anak-anak belajar menemukan solusi dari permasalahannya, dll
 
Story Telling (Dua Bahasa, Inggris - Indonesia)
Tidak hanya origami yang menyita perhatian anak-anak. Kepiawaian Catrine dalam story telling ternyata membuat mereka ketagihan. Cerita yang dibawakan menggunakan bahasa Inggris selain bahasa Indonesia ini ternyata mampu membangkitkan rasa keinginan mereka untuk bisa menggunakan bahasa yang digunakan di lebih dari 50 negara di dunia tersebut.
 Story Telling
Wanita enerjik yang juga berprofesi sebagai guru bahasa Inggris ini tak kalah bersemangat membacakan dongeng atau cerita berbahasa Inggris yang kemudian dialih bahasakan kedalam bahasa Indonesia. Dua judul buku Snow White And The Seven Dwarfs dan The Little Mermaid sukses mengantarkan anak-anak larut dalam dunia imajinasinya.
 
Kegiatan Edukasi Lingkungan Pembibitan Tanam Buah Lokal
Setelah sekian lama duduk dan menyimak, saatnya mereka aktif terlibat dalam kegiatan edukasi lingkungan. Sebagaimana komitmen Taman Baca Baraoi, selain menyelenggarakan kegiatan literasi  kami juga mendorong dan mengedukasi masyarakat khususnya anak-anak dan remaja untuk  ramah dan peduli terhadap lingkungan. Salah satu bentuk aplikasinya adalah dengan membibitkan buah-buahan lokal yang hidup di Kalimantan terutama yang sudah mulai langka dan sulit dijumpai.
 penanaman bibit tenggaring
Lagi-lagi kegiatan  ini juga tidak kalah menarik bagi mereka. Sayangnya karena hari sudah mulai senja panitia harus segera menuntaskannya. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka, setiap anak mendapatkan parcel sederhana dari TBM. Terimakasih semuanya sampai ketemu diagenda berikutnya. (mj)
 

 



  Pengurus DAD Kalteng Dilantik by angginilusi @ Desember, 20 2016 14:36 [balas komentar] [lapor]

Kalteng jaya terus harga baja ringan

   Wah bagus nih kegiatannya by toni345 @ Januari, 12 2017 18:03 [balas komentar] [lapor]

 Wah bagus nih kegiatannya, harusnya hal ini sering-sering dilakukan sehingga anak juga bisa tetap bisa mengembangkan keterampilan mereka dengan baik.

regard's

Eka-Swastya - Sedia spare part motor honda untuk anda

Mari Berpartisipasi


Ikut berpartisipasi dengan mengirimkan artikel maupun berita sangat diharapkan demi kemajuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun sebelumnya Anda harus melakukan login/mendaftar terlebih dahulu sebagai User.

pusbindiklatren