PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menekankan, pihaknya akan memberikan kemudahan dalam perizinan serta menjamin keamanan dan kepastian hukum dalam berinvestasi untuk menjamin kepastian berusaha di Bumi Tambun Bungai. Hal ini disampaikan Gubernur dalam sambutannya, sebelum membuka Rapat Pimpinan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2017 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (17/4).
Dalam acara yang dirangkai dengan Pengukuhan Pengurus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kalteng Periode 2016—2020 tersebut, Gubernur juga memaparkan bahwa Pemprov Kalteng telah melakukan beberapa upaya guna meningkatkan pendapatan daerah. Salah satu upaya itu adalah menggelar rapat koordinasi dengan pengusaha sektor jasa konstruksi pada 14 Juni 2016 serta dengan pengusaha sektor perkebunan, kehutanan dan pertambangan pada 23 Juni 2016.
Selain itu, melalui SK Gubernur yang telah ditandatangani pada 5 April 2017 lalu, Pemprov Kalteng juga telah membentuk Tim Pengawasan Terpadu Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, dengan pos pengawasan yang belokasi di Rangga Ilung dan Pasar Panas. Anggota tim berasal dari 6 OPD dan 3 instansi vertikal, yakni Dinas Perhubungan, Dinas ESDM, Dinas Penanaman Modal Daerah dan PTSP, Dinas Kehutanan dan Badan Keuangan Daerah, serta Polda Kalteng, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Rangga Ilung dan Kantor Keselamatan Pelabuhan (KKP).
Terkait kepastian berusaha, Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kementerian Perdagangan RI Dody Edward menyampaikan bahwa Pemerintah akan memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha. Untuk itu, diperlukan adanya strategi dan langkah yang tepat guna terus membangun dunia usaha agar nantinya bisa bersaing di kancah domestik maupun lokal.
Dody memaparkan, laporan Bank Indonesia bulan Februari 2017 menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia semakin membaik, didukung perbaikan ekonomi di Amerika Serikat dan Tiongkok, serta diikuti harga komoditas global yang terus meningkat.
Pada tahun 2017 ini, perdagangan dunia diperkirakan meningkat 2,4 persen dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai 1,3 persen. Sementara pada tahun 2018 nanti, perdagangan dunia diperkirakan tumbuh sampai kisaran 4 persen.
Dody mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus membaik, seiring perdagangan dunia yang diprediksi terus meningkat. “Pada tahun 2016, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,02 persen atau naik dibandingkan tahun 2015 yang hanya tumbuh 4,9 persen,” katanya.
Kinerja Perdagangan Luar Negeri Indonesia pada bulan Januari 2017 memberikan optimisme, dengan mencatat surplus perdagangan sebesar 2,7 miliar dolar AS, naik dibandingkan tahun 2016 sebesar 1,1 miliar dolar AS. Kenaikan neraca perdagangan di bulan Januari—Februari 2017 disumbang dari surplus non Migas sebesar 4,5 miliar dolar AS dan Migas sebesar 1,7 miliar dolar AS.
Kinerja ekspor dan impor di awal tahun 2017 merupakan yang tertinggi jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya sejak Januari 2016. Secara kumulatif, biaya ekspor bulan Januari—Februari 2017 mencapai 2,98 miliar dolar AS, naik 19,20 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016. Adapun ekspor non Migas tahun 2017 mencapai 23,51 miliar dolar AS, naik 20,11 persen, dipicu hasil industri pengolahan Januari—Februari 2017 yang naik 18,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016.
Dody menambahkan, “Ekspor hasil pertanian juga naik 20,36 persen, sementara ekspor hasil tambang dan lain-lain naik 28,20 persen yang diikuti oleh perbaikan harga komoditas. Kinerja impor Januari—Februari 2017 mencapai 23,22 miliar dolar AS atau naik 12,51 persen.”
Sementara itu, selain Pejabat Eselon I Kemendag RI tersebut, Rapim KADIN kali ini juga dihadiri Wakil Gubernur Habib Said Ismail, Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, Ketua KADIN Kalteng Tugiyo Wiratmodjo, dan Ketua KADIN se-Kalteng, serta sejumlah pejabat terkait dari Kantor Perwakilan BI Kalteng, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Disaksikan Gubernur Kalteng dalam Rapim ini, BPJS Ketenagakerjaan Palangka Raya menandatangani nota kesepahaman kerjasama dengan KADIN Kalteng dalam bentuk sinergi penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaanuntuk memperluas kepesertaan.

Selanjutnya seusai Pembukaan Rapim, Gubernur dan rombongan meninjau pameran industri yang digelar di sekitar area kegiatan. Sejumlah produk unggulan Kalteng dapat dijumpai di pameran kali ini.

 

Sumber : Bidang Layanan E-Government Diskominfosantik Prov. Kalteng,  Biro Protokol dan Komunikasi Publik Kalteng



  Sangat Berterimakasih Kepada Bapak Sugianto Sabran by Pengusaha Muda @ May, 09 2017 23:40 [balas komentar] [lapor]

Terimakasih atas pemberian kemudahaan dalam berinvestasi dan berusaha didaerah Kalteng.

Semoga Selalu Diberikan Kemudahaan dan Kesuksesan kepada Semua Masyarakat Kalteng. Aamiin.

Alhamdulilah, Kami sudah bisa membuka lapangan pekerjaan dengan membuka bisnis Pembersih Sepatu, Salalu Dukung Produk Dalam Negri agar bisa meningkatkan perekonomian Indonesia.

Terimakasih

Produk Pembersih Sepatu

Mari Berpartisipasi


Ikut berpartisipasi dengan mengirimkan artikel maupun berita sangat diharapkan demi kemajuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun sebelumnya Anda harus melakukan login/mendaftar terlebih dahulu sebagai User.

pusbindiklatren