PALANGKA RAYA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (9/8). Setibanya di Bandara Tjilik Riwut sekitar pukul 15.00 WIB, Kapolri dan rombongan antara lain disambut oleh Kapolda Kalteng Brijend Polisi Anang Revandoko, Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arm M. Naudi Nurdika, dan Plt. Sekda Kalteng H. Mugeni. Sementara itu, bersama dalam rombongan Kapolri tersebut, antara lain Kadensus Irjen Polisi M. Syafi’i, Wakabaintel Irjen Polisi Lucky Hermawan, Dirtipidum Brigjen Polisi Herry Rudolf Nahak, Karoprovost Brigjen Polisi Refdi Andri, dan Kadivpropam Brigjen Polisi Marpuani Sormin.

Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Kapolri melakukan rapat internal bersama jajaran Polda Kalteng serta meninjau beberapa sekolah yang mengalami insiden kebakaran beberapa waktu lalu.
Rapat internal membahas situasi dan kondisi keamanan Kalteng terkini serta laporan setiap satuan hingga Polres. Adapun terkait penanganan kasus pembakaran sejumlah sekolah di Kota Palangka Raya yang kini diambil alih Mabes Polri, Kapolri memberikan apresiasi kepada Kapolda Kalteng yang dinilai bergerak cepat menangani kasus ini. “Saya berikan apresiasi terhadap langkah cepat dari Polda dan sudah ada tiga orang yang ditangkap,” kata Kapolri.
Kapolri sudah memerintahkan Bareskrim untuk bergerak menangani kasus ini dengan tetap melibatkan Polda Kalteng dibantu Densus Anti Teror. Sejauh ini sudah ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka pembakaran. Mereka adalah SRY dan FA alias OG sebagai pelaku pembakaran, serta IG alias HG sebagai orang yang memberikan perintah kepada SRY dan F.
Sementara itu, memasuki musim kemarau di Bulan Juli dan Agustus, pada kunjungan kerjanya kali ini Kapolri juga mengecek kesiapan Polda Kalteng dalam mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menurut Kapolri, “Provinsi Kalteng pada Juli dan Agustus telah memasuki musim kemarau, sehingga berbagai upaya untuk mencegah terjadinya Karhutla harus sudah dipersiapkan secara matang.”
Lebih lanjut Kapolri mengatakan, kunjungan kerjanya kali ini juga menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo terkait pencegahan Karhutla. Karena itu, pihaknya memerintahkan Polda Kalteng untuk terus memonitor terjadinya Karhutla di kabupaten/kota se-Kalteng, termasuk memantau titik panas yang menjadi salah satu pemicu terjadinya Karhutla. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bekerjasama dan menyampaikan laporan terkait Karhutla melalui aplikasi yang telah dibuat Polri.
Selain itu, berdasarkan arahan Presiden, pemerintah daerah diwajibkan meningkatkan status menjadi Siaga Darurat terkait Karhutla yang kini telah mengancam beberapa wilayah.
 
 
Sumber : Bidang Layanan E-Government Diskominfosantik Prov. Kalteng,  Biro Protokol, Komunikasi Publik Kalteng
 


  usut tuntas kasusnya by erbakan @ August, 11 2017 20:15 [balas komentar] [lapor]

usut tuntas kasus ini, semoga bisa cepat terselesaikan, berharap pihak yang berwajib sesegera mungkin bisa menagkap pelakunya jika  biodata sudah di kantongi

Mari Berpartisipasi


Ikut berpartisipasi dengan mengirimkan artikel maupun berita sangat diharapkan demi kemajuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun sebelumnya Anda harus melakukan login/mendaftar terlebih dahulu sebagai User.

pusbindiklatren