Dalam rangka menjamin keberadaan dan ketersediaan stock Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus pelagicus spp.) yang telah mengalami penurunan populasi, telah dibuat aturan yang membatasi penangkapannya yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 1/PERMEN-KP/2015 tanggal 6 Januari 2015 dimana setiap orang dilarang melakukan penangkapan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus pelagicus spp.) dalam kondisi bertelur.

Pengaturan tentang penangkapan ketiga spesies tersebut dapat dilakukan dengan ukuran :

a.    Lobster (Panulirus spp.) dengan ukuran panjang karapas > 8 cm (di atas delapan sentimeter);

b.     Kepiting (Scylla spp.) dengan ukuran lebar karapas > 15 cm (di atas lima belas sentimeter); dan

c.    Rajungan (Portunus pelagicus spp.) dengan ukuran lebar karapas > 10 cm (di atas sepuluh sentimeter).

Pengaturan pembatasan ukuran ketiga spesies tersebut yang boleh ditangkap sebagaimana Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/MEN-KP/I/2015 tanggal 20 Januari 2015 tentang Penangkapan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus pelagicus spp.) dilakukan secara bertahap sebagai berikut :

1.    Bulan Januari 2015 sampai dengan Bulan Desember 2015, ukuran berat yang boleh ditangkap dan diperjualbelikan, yaitu :

a.       Lobster (Panulirus spp.) dengan ukuran berat > 200 (dua ratus) gram;

b.      Kepiting (Scylla spp.) dengan ukuran berat > 200 (dua ratus) gram;

c.       Rajungan (Portunus spp.) dengan ukuran berat > 55 (lima puluh lima) gram; dan

d.      Kepiting soka (Scylla spp.) dengan ukuran berat > 150 (seratus lima puluh) gram.

2.    Bulan Januari 2016 dan seterusnya, ukuran dan berat yang boleh ditangkap yaitu :

a.       Lobster (Panulirus spp.) dengan ukuran panjang karapas > 8 (delapan) sentimeter atau dengan ukuran berat > 300 (tiga ratus) gram;

b.      Kepiting (Scylla spp.) dengan ukuran lebar karapas > 15 (lima belas) sentimeter atau dengan ukuran berat > 350 (tiga ratus lima puluh) gram; dan

c.       Rajungan (Portunus spp.) dengan ukuran lebar karapas > 10 (sepuluh) sentimeter atau dengan ukuran berat > 55 (lima puluh lima) gram.

Ketentuan pelarangan dan pembatasan ini dikecualikan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan serta pendidikan.

 

·        Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 1/PERMEN-KP/2015

·         Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/MEN-KP/I/2015

 



Komentar menunjukkan dedikasi kita...

Mari Berpartisipasi


Ikut berpartisipasi dengan mengirimkan artikel maupun berita sangat diharapkan demi kemajuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun sebelumnya Anda harus melakukan login/mendaftar terlebih dahulu sebagai User.

pusbindiklatren