Anda di ->Depan : Pusat Artikel : BADAN : Badan Pemberdayaan Masyarakat : Pelatihan Pemantapan Tupoksi BPD
 
 
 Menu Utama
 
  Depan
      Sekapur Sirih: KALTENG
  Kategori Info
      Berita
      Bulletin Isen Mulang
      Pemberitahuan
      ASISTEN
      BADAN
      DINAS
      BIRO
      Unit Pelaksana Teknis
      Kantor Penghubung
      Opini Publik
      Good Governance
      KAPET KAKAB
      BULOG Kalteng
      Logo Asli Kalteng
      PERATURAN WEBSITE
      DIREKTORI APPSI
      STAF AHLI GUBERNUR
      PERATURAN
      TPKUPD (Keuangan)
      Masa Ke Masa
      Topographi
      Sosial Ekonomi
      Agama, Adat dan Budaya
      Fasilitas
      Pariwisata
  Gallery
  Forum
  Iklan
  Situs Lama
  Manual Situs
 
 
 
 
Hai Tamu! di sini tempat:
[Mendaftar] [Login]
 
 
 Jejak Bacaan
 
» Tiada Jejak Tercatat!
 
 
 Tampilan
 
Pilih tampilan
 
 
 Modul
 
XML - Sumber Berita
Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini
 
 
 Jajak Mingguan
 
Kalteng menjadi lokasi dunia untuk proyek perintis menjaga paru-paru dunia. Central Kalimantan has been become a world pilot project in protecting the LUNG OF THE WORLD.
 
Most agreable / Sangat Setuju
Agree / Setuju
Moderate / Kurang Setuju
Disagree / Tidak Setuju
Referensi Jajak/Poll Reference
Tampilkan Semua Polling Aktif
 
 
 Pelatihan Pemantapan Tupoksi BPD
 
  •  
  •  

Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini

Selasa (19/3) Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Kalimantan Tengah, Drh. H. I Ketut Widhie Wirawan, SH., MM. membuka Pelatihan Pemantapan Tupoksi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lokasi PM2L Tahun 2013.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Grand Global Palangka Raya bertujuan untuk membekali Pimpinan/Anggota BPD dalam melaksanakan fungsi, wewenang, hak dan kewajibannya.

 

Kepala BPMPD mengemukakan, sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa, peran BPD memiliki fungsi yang strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat sesuai dengan kondisi masyarakat desa setempat. Perannya sangat besar dalam mempercepat keberhasilan pembangunan desa. Lebih-lebih dalam melaksanakan otonomi desa.

 

Menurut data Tahun 2011, jumlah desa tertinggal di Kalimantan Tengah mencapai angka 490 desa atau 33 persen dari 1.358 desa yang tersebar di 14 kabupaten/kota. Sudah merupakan kesepakatan kita semua agar lebih serius untuk meneruskan program pembangunan khususnya di desa tertinggal sehingga secara keseluruhan dapat dituntaskan sebagaimana cita-cita kita bersama.

 

Merubah wajah ketertinggalan pembangunan di bumi tambun bungai bukanlah pekerjaan yang ringan dan dapat dilakukan dalam waktu singkat tetapi membutuhkan kerja keras kita semua dalam berbagai sektor pembangunan.

 

Untuk itulah Bapak Agustin Teras Narang, Gubernur Kalimantan Tengah pada tahun 2008 mencetuskan ide penyelenggaraan Program Mamangun tuntang Mahaga Lewu (PM2L) yang merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan khususnya di kawasan desa tertinggal. PM2L saat ini sudah menjadi program andalan daerah dan nasional khususnya dalam upaya percepatan pembangunan. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas dan fungsimya menyelnggarakan kegiatan pembangunan secara menyeluruh meskipun dalam pelaksanaannya masih terus dilakukan upaya pemantapan dan penyempurnaan.

 

Agar PM2L dapat berjalan sesuai dengan Rencana Aksi yang telah ditetapkan, maka dituntut kerjasama dan peran aktif dari Pemerintah Desa dan BPD. Dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan sehari-hari dan pembangunan desa, BPD mempunyai peran normatif sebagai alat kontrol pemerintah desa.

 

Akan tetapi, dalam konteks good governance, pendekatan kemitraan (partnership) lebih relevan ketimbang pendekatan konfrontatif, yang memungkinkan terjadi kesejajaran antara pemerintah desa dan BPD, tanpa harus mengurangi makna kontrol BPD, kata Ketut Widhie Wirawan SH, MM lagi.

 

Karena itu, selain memahami dan mampu melaksanakan kedudukkan, fungsi, wewenang, hak dan kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku, setiap pimpinan dan anggota BPD harus benar-benar menjadi lembaga menyalurkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah desa. Sehingga pemerintahan desa dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan masyarakat desa.

 

Pada kesempatan itu juga, Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan, Eka Dyan S. Hadi, ST., M.Si selaku Ketua Panitia Penyelenggara Pelatihan menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 42 orang Pimpinan/Anggota BPD Lokasi PM2L Tahun 2013.

 

 
 
 
 
 
Tulisan Lain dari Selvi BPMPD
 
 
 Artikel/Berita lainnya
 
 
 
 Komentar Pembaca
 

Komentar menunjukkan dedikasi kita...
 
 
 
 
Kembali ke Badan Pemberdayaan Masyarakat
Kembali ke Depan
 
 
 Statistik Situs
 
Menu Utama Terbagi: [ 65 ] / Jumlah Artikel Dalam Kategori Info: [ 314 ]
Jumlah penyelia lokal terdaftar: [ 2084 ]
Total Pengunjung: [ 19819678 ] /  Pemakai online:  4  / informasi lanjut
 
 
 
 
Pemprov KaltengLama membuka halaman : [0,109375] detik
Gunakan Internet Explorer 6.0, Mozilla Firefox 1.5.0.7!
:: Manual :: Email Administrator ::