Anda di ->Depan : Pusat Artikel : BIRO : Biro Keuangan : LAPORAN AKUNTABILITAS INSTANSI PEMERINTAH LAKIP) BIRO PERLENGKAPAN TA. 2006
 
 
 Menu Utama
 
  Depan
      Sekapur Sirih: KALTENG
  Kategori Info
      Berita
      Bulletin Isen Mulang
      Pemberitahuan
      ASISTEN
      BADAN
      DINAS
      BIRO
      Unit Pelaksana Teknis
      Kantor Penghubung
      Opini Publik
      Good Governance
      KAPET KAKAB
      BULOG Kalteng
      Logo Asli Kalteng
      PERATURAN WEBSITE
      DIREKTORI APPSI
      STAF AHLI GUBERNUR
      PERATURAN
      TPKUPD (Keuangan)
      Masa Ke Masa
      Topographi
      Sosial Ekonomi
      Agama, Adat dan Budaya
      Fasilitas
      Pariwisata
  Gallery
  Forum
  Iklan
  Situs Lama
  Manual Situs
 
 
 
 
Hai Tamu! di sini tempat:
[Mendaftar] [Login]
 
 
 Jejak Bacaan
 
» Tiada Jejak Tercatat!
 
 
 Tampilan
 
Pilih tampilan
 
 
 Modul
 
XML - Sumber Berita
Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini
 
 
 Jajak Mingguan
 
Kalteng menjadi lokasi dunia untuk proyek perintis menjaga paru-paru dunia. Central Kalimantan has been become a world pilot project in protecting the LUNG OF THE WORLD.
 
Most agreable / Sangat Setuju
Agree / Setuju
Moderate / Kurang Setuju
Disagree / Tidak Setuju
Referensi Jajak/Poll Reference
Tampilkan Semua Polling Aktif
 
 
 LAPORAN AKUNTABILITAS INSTANSI PEMERINTAH LAKIP) BIRO PERLENGKAPAN TA. 2006
 
  •  
  •  

Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini

  • Penulis: Ir. SADURI MANGKIN
  • Di kirim oleh: yulindra
  • diserahkan: 7/24/2007 2:22:11 PM
  • Peremajaan terakhir: 23/03/2009 13:37:07
  • Di baca: 3510 kali
  • Jenis_isi: text/html (1159200 Bytes = 1 * 1 MB + 110624 Bytes)
  • Bertempat di: Pusat Artikel : BIRO : Biro Keuangan

 LAPORAN AKUNTABILITAS INSTANSI PEMERINTAH (LAKIP) BIRO PERLENGKAPAN TA. 2006

 

RINGKASAN

 

 

Berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2000 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 51 Tahun 2001 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah adalah Unit Kerja yang diserahi tugas untuk melakukan pengendalian dan bertanggung jawab atas pemberian dan pelaksanaan pengelolaan serta tertib administrasi Barang Daerah.

 

Dalam penyelenggaraan tugas pokoknya meliputi mempersiapkan perumusan kebijaksanan, merencanakan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan dan distribusi, dan pengendalian barang inventaris, penghapusan serta pembinaan pemeliharaan dan pemanfaatan barang Daerah, dalam pelaksanaan tugas Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, mempunyai fungsi sebagai berikut :

 

1.     Menyusun dan merumuskan rencana kebutuhan barang dan jasa.

2.     Menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa

3.     Menyelenggarakan pengendalian inventaris barang/milik/dikuasai daerah.

4.     Menyelenggarakan pemeliharaan dan perawatan barang daerah.

5.     Menyelenggarakan pemanfaatan dan penghapusan barang daerah.

6.     Menyelenggarakan penyimpanan dan pendistribusian barang.

7.       Menyelenggarakan administrasi pengelolaan barang daerah.

 

 

Dari Rencana Strategis sesuai Tugas dan Fungsi serta Akuntabilitas Kinerja dapat digambarkan secara umum bahwa Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2006 telah melaksanakan tugas pokok, fungsi dan kewenangannya secara maksimal.

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

 

A.    DASAR HUKUM

 

       1.  Ketetapan MPR-RI Nomor : XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi dan Nepotisme;

 

       2.  Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;

 

       3.  Inpres RI Nomor 09 Tahun 1998 tentang Penyelenggaraan Pemberdayaan Aparatur Negara;

 

       4.  Inpres Nomor 07 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

 

       5.  Keputusan Lembaga Administrasi Negara Nomor : 239/XI/6/8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

 

       6.  Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor : 07 Tahun 2000 tentang Pembentukan Organisasi dan Tatakerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah;

 

       7.  Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor : 51 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tatakerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

 

B.    TUGAS POKOK DAN FUNGSI

 

              Tugas Pokok dan Fungsi Biro Perlengkapan seperti yang tertuang dalam dalam Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 51 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah adalah :

 

       1.  Tugas Pokok

 

Biro Perlengkapan mempuyai tugas melakukan pengendalian dan bertanggung jawab atas pemberian dan pelaksanaan pengelolaan serta tertib administrasi Barang Daerah.

 

 

       2.  Fungsi

 

            Untuk melaksanakan tugas Biro Perlengkapan mempuyai fungsi :

 

1.     Menyusun dan merumuskan rencana kebutuhan barang dan jasa.

2.     Menyelenggarakan pengadaan barang dan jasa

3.     Menyelenggarakan pengendalian inventaris barang/milik/dikuasai daerah.

4.     Menyelenggarakan pemeliharaan dan perawatan barang daerah.

 

 

5.     Menyelenggarakan pemanfaatan dan penghapusan barang daerah.

6.     Menyelenggarakan penyimpanan dan pendistribusian barang.

7.     Menyelenggarakan administrasi pengelolaan barang daerah.

 

 

C.    STRUKTUR ORGANISASI

 

       Struktur Organisasi Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 51 Tahun 2001 sebagai berikut :

 

       1.  Kepala Biro Perlengkapan dengan jabatan eselon II/b.

       2.  Kepala Bagian dengan Jabatan eselon III/a

 

a.  Kepala Bagian Analisa Kebutuhan dan Pengadaan, mempunyai tugas :

a)       Mempersiapkan bahan analisa data, merencanakan, menyusun dan merumuskan rencana kebutuhan barang dan jasa dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

b)       Menyelenggarakan pembelian/pelelangan barang dan jasa dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimnatan Tengah.

c)        Menyelenggarakan urusan Tata Usaha dan Rumah Tangga Biro.

d)       Mengkoordinir pelaksanaan tugas Kepala Sub Bagian yang ada dibawahnya dan melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Biro.

 

b.  Kepala Bagian Penyimpanan, Distribusi, Inventaris dan Pemeliharaan, mempunyai tugas antara lain :

a)       Menyusun pemanfaatan barang inventaris milik Pemerintah Daerah.

b)       Melakukan pengendalian terhadap barang inventaris milik/dikuasai Pemerintah Daerah.

c)       Menerima dan mengevaluasi penghapusan barang daerah.

d)       Melaksanakan pemeliharaan dan perawatan barang milik Pemerintah Provinsi.

e)       Menyusun Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Daerah (RKPBD)

f)         Mengkoordinir pelaksanaan tugas Kepala Sub Bagian yang ada dibawahnya dan melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Biro

 

 

                 Jumlah Karyawan pada Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah berjumlah 44 (empat puluh empat) yang terdiri dari :

a.  Kepala Biro              :      1   orang

b.  Kepala Bagian           :      2   orang

c.  Kepala Sub Bagian    :      6   orang

d.  Pelaksana                 :      25  orang

e.  Tenaga honorer        :      10  orang

 

 

 

 

 

D.    LINGKUNGAN STRATEGIS YANG BERPENGARUH

 

       1.  Terbentuknya Biro Perlengkapan SETDA Provinsi Kalimantan Tengah melalui  Perda Nomor 7 Tahun 2000 dan Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 5 Tahun 2000 tanggal 31 Januari 2000 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

       2.  Adanya Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor : 51 Tahun 1001 tentang Organisasi Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.

       3.  Tersedianya dana untuk melaksanakan kegiatan.

       4.  Tersedianya sumber daya manusia.

       5.  Tersedianya peralatan Kantor yang mendukung dalam rangka penyelesaian pelaksanaan tugas.

      

 

 

BAB II

 

RENCANA STRATEGIS

 

 

A.      Visi dan Misi.

 

1.             Visi

Dalam rangka mendukung terwujudnya Visi pembangunan pada periode tahun 2006-2010 yaitu “MEMBUKA ISOLASI MENUJU KALIMANTAN TENGAH YANG SEJAHTERA DAN BERMARTABAT” dan terlaksananya Misi dibidang pemerintahan yaitu “ Peningkatan Tanggung Jawab dan Daya Tanggap Pemerintah Dalam Perluasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Kepada Seluruh Lapisan Masyarakat Diseluruh Pelosok Wilayah Dalam Kerangka Menciptakan Effective Governance dan Good Governance serta Bebas KKN ” maka Biro Perlengkapan menetapkan Visi yaitu “Terwujudnya Sistem Pengelolaan Barang yang efisien dan efektif guna mendukung peningkatan produktivitas kerja Aparatur dan pelayanan publik”.

2.             Misi

Dalam mewujudkan visi tersebut diatas ditetapkan misi sebagai berikut :

1.       Mewujudkan tertib administrasi Barang Daerah.

2.       Mengoptimalkan daya guna dan hasil guna barang milik Daerah.

3.       Menyediakan sarana dan prasarana tepat guna dan tepat waktu.

 

B.      Tujuan dan Sasaran

 

1.            Tujuan :

Tersedianya sarana dan prasarana yang tepat guna dan tepat waktu serta terwujudnya pengelolaan dan pemanfaatan barang milik Daerah yang efisien dan efektif dalam rangka menunjang peningkatan produktivitas aparatur dan peningkatan pelayanan publik.

2.       Sasaran :

·           Tersedianya sarana dan prasarana serta fasilitas kerja Aparatur Pemerintah dengan tepat mutu dan tepat waktu dalam rangka meningkatkan kinerja Pemerintah.

·           Meningkatnya efisiensi dan efektivitas pemanfaatan barang milik Daerah.

·           Tersedianya data/informasi tentang barang milik Daerah.

·           Terciptanya tertib administrasi pengelolaan barang milik Daerah.

·           Meningkatnya pengamanan barang milik Daerah.

 

C.  Pelaksanaan Tugas

1.  Kepala Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah mempunyai tugas mempersiapkan perumusan kebijaksanan, merencanakan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan dan distribusi, dan pengendalian barang inventaris, penghapusan serta pembinaan pemeliharaan dan pemanfaatan barang Daerah.

 

2.  Kepala Bagian Analisa Kebutuhan dan Pengadaan, mempunyai tugas :

Ø      Mempersiapkan bahan analisa data, merencanakan, menyusun dan merumuskan rencana kebutuhan barang dan jasa dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Ø      Menyelenggarakan pembelian/pelelangan barang dan jasa dilingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimnatan Tengah.

Ø      Menyelenggarakan urusan Tata Usaha dan Rumah Tangga Biro.

Ø      Mengkoordinir pelaksanaan tugas Kepala Sub Bagian yang ada dibawahnya dan melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Biro.

 

3.  Kepala Bagian Penyimpanan, Distribusi, Inventaris dan Pemeliharaan, mempunyai tugas antara lain :

Ø      Menyusun pemanfaatan barang inventaris milik Pemerintah Daerah.

Ø      Melakukan pengendalian terhadap barang inventaris milik/dikuasai Pemerintah Daerah.

Ø      Menerima dan mengevaluasi penghapusan barang daerah.

Ø      Melaksanakan pemeliharaan dan perawatan barang milik Pemerintah Provinsi.

Ø      Menyusun Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Daerah (RKPBD)

Ø      Mengkoordinir pelaksanaan tugas Kepala Sub Bagian yang ada dibawahnya dan melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Biro.

 

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           

D .   CARA PENCAPAIAN TUJUAN DAN SASARAN

 

                 Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan Biro Perlengkapan SETDA Provinsi Kalimantan Tengah menerapkan beberapa cara melalui penetapan kebijakan, program dan kegiatan.

 

       1.  Kebijakan

 

            Penetapan kebijakan dimaksudkan sebagai pedoman, pegangan atau petunjuk dalam menunjang kelancaran dan keterpaduan upaya pencapaian tujuan dan sasaran. Kebijakan ini merupakan ketentuan yang telah disepakati dan ditetapkan yaitu :

a.     Meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyediaan sarana.

b.     Penyediaan fasilitas kerja sesuai kebutuhan.

c.     Meningkatkan tertib administrasi dan pengelolaan barang.

 

       2.  Program dan Kegiatan

 

            Penjabaran kebijakan yang telah ditetapkan, dirumuskan dalam bentuk program dan kegiatan yang nyata, sistimatik dan terpadu guna mencapai tujuan dan sasaran. Adapun program dan kegiatan strategis Biro Perlengkapan SETDA Provinsi Kalimantan Tengah adalah sebagai berikut :

 

 A. Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

1.  Penyusunan Standarisasi Harga Satuan Barang dan Jasa

2.  Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Daerah dan RTBU

3.  Penyusunan Evaluasi Kinerja Bidang Perlengkapan

4.  Penyusunan RASK dan DASK Biro Perlengkapan

5.  Penyusunan Rencana Kerja Biro Perlengkapan

7.  Penyusunan dan Sosialisasi Peraturan Daerah Pengelolaan Barang Daerah dan Rapat Kerja Perlengkapan

 

B.  Program Peningkatan Sarana dan Prasarana.

1.  Pengadaan Kendaraan Dinas.

2.  Pengadaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Gubernur Kalimantan Tengah

3.  Pengadaan Alat Kantor dan rumah Tangga Kantor.

4.  Pengadaan Perlengkapan untuk Kantor Mess Kalteng di Banjarmasin

5.  Pengadaan Perlengkapan untuk Asrama Mahasiswa Kalteng di Banjarbaru dan Banjarmasin.

6.  Pengadaan Perlengkapan untuk Asrama Mahasiswa Jalan Abubakar Ali Yogyakarta.

7.  Rehabilitasi Kantor Gubernur Kalimantan Tengah dan Penataan Halaman.

8.  Rehabilitasi Sarana Fisik Gedung milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Fasilitas Penunjang Lainnnya.

9.  Rehabilitasi Asrama Mahasiswa Jalan Abubakar Ali Yogyakarta.

10. Overhaul mesin genset Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

11. Rehabilitasi Rumah Jabatan Gol. I dan Gol. II.

12. Rehabilitasi dan Penataan lingkungan Rumah Jabatan dan Kediaman Gubernur Kalimantan Tengah

13. Rehabilitasi dan Penataan lingkungan kediaman Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.

14. Rehabilitasi dan Pemeliharaan lingkungan Gudang Pemda Provinsi Kalteng.

15. Rehabilitasi lanjutan Mess Pemda Kalteng di Banjarmasin

16. Rehabilitasi lanjutan Mess Mahasiswa Kalteng di Banjarmasin dan Banjarbaru

17. Pengadaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Wakil Gubernur Kalteng.

 

C.  Program Pembinaan Akuntansi Keuangan Daerah

1.  Inventarisasi Barang Daerah.

2.  Pengamanan Aset Daerah.

3.  Sistem Informasi Pengelolaan Barang dan Harta Daerah (SIMBADA).

4.  Penyusunan Laporan Kegiatan Selesai.

5.  Penyusunan Realisasi Pengadaan dan Pemeliharaan Barang Daerah

 

                

       3.  Penetapan Indikator Kinerja

 

            Indikator Kinerja adalah ukuran kuantitatif dan kuanlitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan yang telah ditetapkan.

 

            Indikator Kinerja Kegiatan yang akan ditetapkan ke dalam kelompok masukan (inputs), keluaran (outputs), hasil (outconus), manfaat (benefits) dan dampak (inpact) Penetapan Indikator Kinerja Kegiatan berdasarkan pada perkiraan yang realistis dengan memperhatikan tujuan dan sasaran yang ditetapkan serta data pendukung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA

 

        

Program

Kegiatan

Indikator Kinerja

Target

Tahun 2006

1

2

3

4

 

1.  PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

 

 

1.  Tersusunnya Buku Standarsisasi Harga Barang dan Jasa

 

 

 

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Jumlah Buku Standarisasi

Hasil :

-   Tersediannya Standar harga

Manfaat :

-   Tersedianya pedoman harga dlm pengadaan barang/jasa

Dampak :

-   Meningkatnya Kinerja Organisasi

 

 

Rp.  74,426,000.-

 

2 Semester

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.  Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang dan Jasa (RKBU dan RTBU)

 

 

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   RKBU dan RTBU

Hasil :

-   Tersedianya RKBU dan RTBU

Manfaat :

-   Tersedia bahan perencanaan pengadaan barang/jasa

Dampak :

-   efesiensi dan efektifitas pengadaan barang/jasa

 

Rp. 349,223,000.-

 

 

2 buku

 

 

 

 

 

 

 

 

3.  Penyusunan Evaluasi Kinerja Bidang Perlengkapan

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Dokumen Evaluasi kinerja

Hasil :

-   Terukurnya kinerja aparat dan Biro

Manfaat :

-   Meningkatnya Kinerja

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan Publik

 

Rp. 19,150,000.-

 

 

3 dokumen

 

 

 

 

 

 

 

 

4.  Penyusunan RASK dan DASK Biro Perlengkapan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Dokumen RASK dan DASK

Hasil :

-   Tersedianya kegiatan dan anggaran

Manfaat :

-   Terprogramnya kegiatan dan anggaran

Dampak :

-   Meningkatnya kinerja aparatur

 

 

Rp.  16.850,000.-

 

2 dokumen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.  Tersusunnya Rencana Kerja Biro Perlengkapan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Dokumen Renja         

Hasil :

-   Meningkatkan Kinerja Biro

Manfaat :

-   Meningkatnya partisipasi dan kreatifitas SDM

Dampak :

-  

 

 

 

 

 

 

 

Rp.  12,950,000.-

 

1 dokumen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6.  Penyusunan dan Sosialisasi Perda Pengelolaan Barang Daerah dan Rapat Kerja Perlengkapan

 

 

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Jumlah peserta yang mengikuti       

Hasil :

-   Meningkatnya Pengetahuan Aparat

Manfaat :

-   Tersedianya Aparat yang siap pakai

Dampak :

-   Meningkatnya Pengetahuan aparat Dalam Pengelolaan Barang Daerah

 

Rp. 103,800,000.-

 

1 draft perda dan 2 kali raker utk 50 org

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA

 

 

 

 

1.  Jumlah pengadaan sarana mobilitas / kendaraan dinas

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Jumlah Kendaraan

Hasil :

-   Meningkatnya Kinerja aparat

Manfaat :

-   Meningkatnya pelayanan publik

Dampak :

-   Meningkatnya Kinerja dan pelayanan publik

 

 

Rp. 9,189,500,000.-

 

Roda 4 (37 unit)

Roda 2 (31 unit)

 

 

 

 

 

 

2.  Pengadaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Gubernur Kalteng

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Alat Kantor dan Rumah Tangga Gubernur Kalteng

Hasil :

-   Tersedianya Alat Kantor dan Rumah Tangga

Manfaat :

-   Meningkatnya kinerja

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

Rp.  900.000.000,-

 

1 paket

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.  Pengadaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Kantor

 

 

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Jumlah Alat Kantor dan Rumah Tangga Kantor           

Hasil :

-   Tersediannya Alat Kantor dan Rumah Tangga Kantor 

Manfaat :

-   Meningkatnya Kinerja

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

 

Rp. 951,101,750.-

 

1 paket

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.  Pengadaan Perlengkapan untuk Kantor Mess Pemda Kalteng di Banjarmasin

 

 

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Jumlah Jumlah Alat Kantor dan Rumah Tangga Kantor 

Hasil :

-   Tersediannya Alat Kantor dan Rumah Tangga Kantor 

Manfaat :

-   Meningkatnya Kinerja

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

 

 

 

 

 

 

Rp. 78.500.000,-

 

1 paket

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.  Pengadaan Perlengkapan untuk Asrama Mahasiswa Kalteng di Banjarmasin dan Banjarbaru

 

 

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Jumlah Perlengkapan pd Asrama

Hasil :

-   Tersedianya Perlengkapan pd Asrama

Manfaat :

-   Meningaktnya kenyamanan belajar mahasiswa

Dampak :

-   Meningkatnya Prestasi mahasiswa

 

 

Rp.   51.200.000,-

 

1 paket

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6.  Pengadaan Perlengkapan utk Ktr Show Window Kalteng di Yogyakarta

 

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Jumlah Perlengkapan pd Show window

Hasil :

-   Tersedianya Perlengkapan pd Show window

Manfaat :

-   Meningaktnya Kinerja

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

 

Rp.   176.270.000,-

 

1 paket

 

 

7.  Rehabilitasi Kantor Guberur dan Penataan Halaman Sekitarnya

 

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Gedung kantor dan Jalan Lingkungan

Hasil :

-   Terpeliharanya Gedung kantor dan Jalan Lingkungan

Manfaat :

-   Meningaktnya Kinerja

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

Rp.   912.239.750,-

 

1 paket

 

8.  Rehabilitasi Prasarana Fisik Gedung Milik Pemprov. Kalteng dan Fasilitas Penunjang lainnya

 

 

 

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Gedung/aset daerah.

Hasil :

-   Terpeliharanya Gedung/aset daerah

Manfaat :

-   Meningaktnya pemanfaatan gedung

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

Rp.   1.166.249.750,-

 

3 unit

 

9.  Rehabilitasi Gedung Eks DPRD

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Gedung/aset daerah.

Hasil :

-   Terpeliharanya Gedung/aset darah

Manfaat :

-   Meningaktnya pemanfaatan gedung

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

Rp.   400.000.000,-

 

1 paket

 

10.Pengadaan Genset pd Rujab Gubernur Kalteng

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Mesin Genset.

Hasil :

-   Terpenuhinya kebutuhan penunjang listrik.

Manfaat :

-   Meningaktnya pelayanan pd pimpinan

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

Rp.   350.000.000,-

 

1 paket

 

11.Rehabilitasi Rumah Golongan I dan II

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Rumah/Gedung Aset Pemda

Hasil :

-   Terpeliharanya Rumah/Gedung Aset Pemda

Manfaat :

-   Optimalnya pemanfaatan Rumah/Gedung Aset Pemda

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

Rp.   557.150.000,-

 

3 unit

 

12.Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan Rujab/Kediaman Gubernur

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Rumah/Gedung Aset Pemda

Hasil :

-   Terpeliharanya Rumah/Gedung Aset Pemda

Manfaat :

-   Optimalnya pemanfaatan Rumah/Gedung Aset Pemda

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

Rp.   1.038.350.000,-

 

1 paket

 

13.Rehabilitasi Mess Pemda Kalteng di Banjarmasin

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Pemeliharaan Mess Pemda

Hasil :

-   Terpeliharanya Mess Pemda sebgai Aset Pemda

Manfaat :

-   Meningkatnya kinerja aparat

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

Rp.   270.943.750,-

 

1 paket

 

14.Rehabilitasi Asrama Mahasiswa Kalteng di Banjarmasin dan Banjarbaru

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Pemeliharaan Asrama Mahasiswa

Hasil :

-   Terpeliharanya Kondisi Asrama Mahasiswa

Manfaat :

-   Meningkatnya kenyamanan belajar mahasiswa

Dampak :

-   Meningkatnya prestasi mahasiswa

 

Rp.   461.056.000,-

 

1 paket

 

15.Pengadaan Alat Kantor dan RT Wakil Gubernur Kalteng

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Alat Kantor dan Rumah Tangga Wakil Gubernur Kalteng

Hasil :

-   Meningkatnya Kinerja

Manfaat :

-   Berkembangnya kreatifitas dlm bekerja

Dampak :

-   Meningkatnya pelayanan publik

 

 

Rp.  200.000.000,-

 

1 paket

 

3. PEMBINAAN AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH (KEUDA)

1. Laporan Inventarisasi Barang Daerah

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Laporan Inventarisasi Barang

Hasil :

-   Tercatatnya kekayaan daerah

Manfaat :

-   Meningkatnya tertib adm. aset

Dampak :

-   Meningkatnya efisiensi dan efektifitas pemanfaatan Barang

 

Rp.  98.650.000,-

 

4 Laporan

 

 

2. Pengamanan Aset Daerah

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Sertifikasi

Hasil :

-   meningkatnya keamanan tanah pemda

Manfaat :

-   Meningkatnya tertib adm. aset

Dampak :

-   Meningkatnya kepastian hukum dan efektifitas pemanfaatan tanah.

 

Rp.  98.650.000,-

 

10 buah

 

 

3. Sistem Informasi Pengelolaan Barang dan Harta Daerah (SIMBADA)

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Software Simbada

Hasil :

-   Lebih tertibnya pencatatan kekayaan daerah

Manfaat :

-   memberikan kemudahan dalam pencatatan aset.

Dampak :

-   Meningkatnya kinerja aparat dan informasi aset barang

 

Rp. 99.750.000,-

 

2 Software

 

 

4. Penyusunan Laporan Penyerahan Kegiatan Selesai

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Dokumen Penyerahan Keg. Selesai

Hasil :

-   Terpantaunya kegiatan dari Sel. SKPD.

Manfaat :

-   Terpantaunya  pemanfaatan dan pencatatan aset.

Dampak :

-   Meningkatnya kinerja aparat dan informasi aset barang daerah.

 

Rp. 48.450.000,-

 

1 Daftar

 

 

5. Penyusunan Realisasi Pengadaan dan Pemeliharaan Barang daerah

Masukan :

-   Tersedianya dana

Keluaran :

-   Dokumen RPPBD

Hasil :

-   Terpantaunya kegiatan dari Sel. SKPD.

Manfaat :

-   Terpantaunya  pemanfaatan dan pencatatan aset.

Dampak :

-   Terencananya kegiatan Pengadaan Barang/Jasa

 

Rp. 100.000.000,-

 

2 Dokumen

 

 

 

       4.  Rencana Kinerja Tahun 2006

 

            Sebagai penjabaran lebih lanjut dari rencana Strategis Tahun 2005 – 2010 disusun suatu Rencana Kinerja setiap tahunnya. Rencana Kinerja ini merupakan penjabaran dari target kinerja yang harus dicapai dalam satu tahun pelaksanaan. Target Kinerja ini menunjukkan nilai kuantitatif yang melekat pada setiap indikator kinerja, baik pada tingkat sasaran strategis maupun tingkat kegiatan, dan merupakan pembanding bagi proses pengukuran keberhasilan organisasi yang dilakukan setiap akhir priode pelaksanaan.

 

            Rencana Kinerja 2006 ini merupakan komitmen Biro untuk mencapai kinerja yang sebaik-baiknya dan sebagai bagian dari upaya memenuhi misi organisasi. Dengan demikian, seluruh proses perencanaan dan pengendalian aktivitas operasional Biro Perlengkapan SETDA Provinsi Kalimantan Tengah sepenuhnya dapat diwujudkan pada Rencana Kinerja 2006 ini.

 

            Sasaran Strategis Tahun 2006, program, indikator kinerja dan tingkat kinerja dapat disajikan pada table berikut ini :

 

RENCANA KINERJA TAHUN 2006

 

No.

Sasaran

Program

Indikator

Target

1

2

3

4

5

 

1.

 

 

Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Pemanfaatan Barang Milik Daerah

 

1.  PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

 

 

1.  Tersusunnya Buku Standarsisasi Harga Barang dan Jasa

2.  Tersusunnya Rencana Kebutuhan Barang dan Jasa (RKBU dan RTBU

3.  Tersusunnya Evaluasi Kinerja Bidang Perlengkapan

4.  Tersusunnya RASK dan DASK

5.  Tersusunnya Rencana Kerja Biro Perlengkapan

6.  Penyusunan dan Sosialisi Perda Pengelolaan Barang Daerah dan Rapat Kerja Perlengkapan

 

2 buku

 

 

2 buku/ daftar

 

3 Laporan

 

 

2 dokumen

 

1 buku

 

 

1 perda /   2 kali raker

 

 

2. PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA

 

1.  Tersedianya sarana mobilitas / kendaraan dinas

2.  Tersedianya Alat Kantor dan Rumah Tangga Gubernur Kalteng

3.  Tersedianya Alat Kantor dan Rumah Tangga Kantor

4.  Tersedianya Perlengkapan untuk Kantor Mess Pemda Kalteng di Banjarmasin

5.  Tersedianya Perlengkapan untuk Asrama Mahasiswa Kalteng di Banjarmasin dan Banjarbaru

6.  Tersedianya Perlengkapan utk Ktr Show Window Kalteng di Yogyakarta

7.  Rehabilitasi Kantor Guberur dan Penataan Halaman Sekitarnya

8.  Rehabilitasi Prasarana Fisik Gedung Milik Pemprov. Kalteng dan Fasilitas Penunjang lainnya

9.  Rehabilitasi Gedung Eks DPRD

10.Pengadaan Genset pd Rujab Gubernur Kalteng

11.Rehabilitasi Rumah Golongan I dan II

12.Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan Rujab/Kediaman Gubernur

13.Rehabilitasi Mess Pemda Kalteng di Banjarmasin

14.Rehabilitasi Asrama Mahasiswa Kalteng di Banjarmasin dan Banjarbaru

15.Pengadaan Alat Kantor dan RT Wakil Gubernur Kalteng

Roda 4 (45) Roda 2 (38)

 

1 paket

 

 

 

1 paket

 

1 paket

 

 

 

1 paket

 

 

 

1 paket

 

 

 

1 paket

 

 

3 unit

 

 

 

1 paket

 

1 unit

 

 

3 unit

 

1 paket

 

 

1 paket

 

 

2 unit

 

 

 

1 paket

 

 

3. PEMBINAAN AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH (KEUDA)

1. Laporan Inventarisasi Barang Daerah

2. Pengamanan Aset Daerah

3. Sistem Informasi Pengelolaan Barang dan Harta Daerah (SIMBADA)

4. Tersusunnya Laporan Penyerahan Kegiatan Selesai

5. Tersusunnya Realisasi Pengadaan dan Pemeliharaan Barang daerah

4 laporan

 

10 buah

 

2 software

 

 

 

1 Daftar

 

 

2 jenis buku

 

 

 

 

BAB III

 

AKUNTABILITAS KINERJA BIRO PERLENGKAPAN

SETDA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

 

 

A.    EVALUASI KINERJA

 

       Pengukuran Capaian Kinerja dilakukan dengan menggunakan metode pembangunan capaian Kinerja Sasaran. Metode Pembandingan Capaian Kinerja Sasaran dilakukan dengan membandingkan antara rencana kinerja yang diintegrasikan dengan realisasi kinerja yang dicapai organisasi. Selanjutnya akan dilakukan analisis terhadap penyebab terjadinya celah kinerja yang terjadi serta tindakan perbaikan yang diperlukan dimasa mendatang.

 

B.    ANALISIS ATAS PENCAPAIAN SASARAN STRATEGIS 2006

 

       Secara umum Biro Perlengkapan SETDA Provinsi Kalimantan Tengah telah dapat melaksanakan tugas utama yang menjadi tanggung jawab organisasi dari 3(tiga) Program yang telah ditetapkan, dimana secara umum seluruh Program berhasil mencapai kinerja yang diharapkan meskipun demikian masih terdapat indikator tertentu yang digunakan untuk mengukur sasaran dimaksud yang menunjukkan kekurangan keberhasilan pencapaian sasaran. Kekurangan keberhasilan tersebut lebih disebabkan pada kondisi karena adanya keterbatasan sumber daya, khususnya dana dan Sumber Daya Manusia serta perkembangan kondisi riil di lapangan. Perumusan keberhasilan pencapaian sasaran dikategorikan berhasil jika capaian kinerjanya lebih dari 90 % dari target yang ditetapkan. Rincian Analisis Capaian masing-masing Sasaran dapat diuraikan sebagai berikut :

 

       1.  PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

 

            Indikator keberhasilan sasaran berikut target dan capaian adalah sebagai berikut :

 

Indikator Kinerja

Target

Realisasi

%

1

2

3

4

 

1.  Tersusunnya Buku Standarsisasi Harga Barang dan Jasa

2.  Tersusunnya Rencana Kebutuhan Barang dan Jasa (RKBU dan RTBU

3.  Tersusunnya Evaluasi Kinerja Bidang Perlengkapan

4.  Tersusunnya RASK dan DASK

5.  Tersusunnya Rencana Kerja Biro Perlengkapan

6.  Penyusunan dan Sosialisi Perda Pengelolaan Barang Daerah dan Rapat Kerja Perlengkapan

 

 

 

2 buku

 

2 buku/ daftar

3 Laporan

2 dokumen

1 buku

1 perda/     2 kali raker

 

2 buku

 

2 buku

 

3 laporan

2 dokumen

1 buku

-

2 kali raker

 

100

 

100

 

100

100

100

 

67

 

            Dari enam indikator kinerja yang ditetapkan sebagai tolak ukur keberhasilan sasaran ini, 5 target yang direncanakan dapat dicapai dan 1 indikator hanya 67 %, karena Penyusunan Draft Perda masih terkendala dalam hal belum terbitnya Revisi Kepmendagri 152 tahun 2000 sebagai tindak lanjut dari PP No. 6 Tahun 2006.

           

                            

       2.  PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA

 

            Indikator Keberhasilan Sasaran berikut target dan capaian adalah sebagai berikut :

 

Indikator Kinerja

Target

Realisasi

%

1

2

3

4

 

1.  Tersedianya sarana mobilitas / kendaraan dinas*)

2.  Tersedianya Alat Kantor dan Rumah Tangga Gubernur Kalteng*)

3.  Tersedianya Alat Kantor dan Rumah Tangga Kantor*)

4.  Tersedianya Perlengkapan untuk Kantor Mess Pemda Kalteng di Banjarmasin

5.  Tersedianya Perlengkapan untuk Asrama Mahasiswa Kalteng di Banjarmasin dan Banjarbaru

6.  Tersedianya Perlengkapan utk Ktr Show Window Kalteng di Yogyakarta

7.  Rehabilitasi Kantor Guberur dan Penataan Halaman Sekitarnya

8.  Rehabilitasi Prasarana Fisik Gedung Milik Pemprov. Kalteng dan Fasilitas Penunjang lainnya

9.  Rehabilitasi Gedung Eks DPRD

10.Pengadaan Genset pd Rujab Gubernur Kalteng

11.Rehabilitasi Rumah Golongan I dan II

12.Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan Rujab/Kediaman Gubernur*)

13.Rehabilitasi Mess Pemda Kalteng di Banjarmasin

14.Rehabilitasi Asrama Mahasiswa Kalteng di Banjarmasin dan Banjarbaru

15.Pengadaan Alat Kantor dan RT Wakil Gubernur Kalteng

 

Roda 4 (45) Roda 2 (38)

1 paket

 

1 paket

 

1 paket

 

1 paket

 

 

1 paket

 

1 paket

 

3 unit

 

 

1 paket

1 unit

 

3 unit

1 paket

 

1 paket

 

2 unit

 

1 paket

 

Roda 4 (45) Roda 2 (38)

1 paket

 

1 paket

 

1 paket

 

1 paket

 

 

1 paket*)

 

1 paket

 

3 unit

 

 

1 paket

1 unit

 

3 unit

1 paket

 

1 paket

 

2 unit

 

1 paket

 

100

 

100

 

100

 

100

 

100

 

 

100

 

100

 

100

 

 

100

100

 

100

100

 

100

 

100

 

100

 

 

       Catatan : *) Mengalami perubahan akibat adanya perubahan Program dan Prioritas Anggaran Tahun 2006 dalam Perubahan Thn 2006.               

           

          Dari kelima belas indikator kinerja yang ditetapkan sebagai tolak ukur keberhasilan sasaran ini, target yang direncanakan dari ke lima belas indikator tersebut pada prinsipnya dapat dicapai, meskipun dalam pelaksanaannya mengalami sedikit perubahan dengan memperhatikan kondisi riil dilapangan yaitu adanya penambahan kegiatan pada program peningkatan sarana dan prasarana, seperti halnya pada indicator kinerja kegiatan Pengadaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Gubernur yang mendapatkan tambahan dana sehubungan dengan kunjungan Presiden RI ke Kalimantan Tengah, Pengadaan sarana mobilitas / kendaraan dinas (Jumlah target mengalami penambahan seiring dengan kebutuhan yang cukup mendesak), Pengadaan Alat Kantor dan Rumah Tangga Kantor, Rehabilitasi Kantor Gubernur dan Penataan Halaman Sekitarnya, Pengadaan Perlengkapan Kantor dan RT Sekda, Penataan Gedung Eks Show Window menjadi Asrama Mahasiswa Jl. Abubakar Ali Yogya, dan Rehab Rujab Wakil Gubernur. Secara terinci akan diuraikan dalam Laporan Realisasi Keuangan Tahun 2006.

  

           

       3.  PEMBINAAN AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH (KEUDA)

 

            Indikator keberhasilan sasaran berikut target dan capaian sasaran adalah sebagai berikut :

 

Indikator Kinerja

Target

Realisasi

%

1

2

3

4

 

1. Laporan Inventarisasi Barang Daerah

2. Pengamanan Aset Daerah

3. Sistem Informasi Pengelolaan Barang dan Harta Daerah (SIMBADA)

4. Tersusunnya Laporan Penyerahan Kegiatan Selesai

5.  Tersusunnya Realisasi Pengadaan dan Pemeliharaan Barang daerah

 

4 laporan

10 buah

2 software

 

1 Daftar

 

2 jenis buku

 

 

4 laporan

10 buah

2 software

 

1 Daftar

 

2 jenis buku

 

 

100

100

100

 

100

 

100

 

            Dari lima indikator Kinerja yang ditetapkan sebagai tolak ukur keberhasilan sasaran ini, target yang direncanakan dari kelima indikator tersebut, kelimanya dapat tercapai.

 

C.    ANALISIS ATAS CAPAIAN KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2006 REALISASI ANGGARAN PADA BIRO PERLENGKAPAN TAHUN ANGGARAN 2006

 

No.

Program

Kegiatan

Penetapan

(Rp.)

Realisasi

(Rp.)

%

1

2

3

4

5

6

1.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.  Tersusunnya Buku Standarsisasi Harga Barang dan Jasa

2.  Tersusunnya Rencana Kebutuhan Barang dan Jasa (RKBU dan RTBU

3.  Tersusunnya Evaluasi Kinerja Bidang Perlengkapan

4.  Tersusunnya RASK dan DASK

5.  Tersusunnya Rencana Kerja Biro Perlengkapan

6.  Penyusunan dan Sosialisi Perda Pengelolaan Barang Daerah dan Rapat Kerja Perlengkapan

 

1.  Tersedianya sarana mobilitas / kendaraan dinas*)

2.  Tersedianya Alat Kantor dan Rumah Tangga Gubernur Kalteng*)

3.  Tersedianya Alat Kantor dan Rumah Tangga Kantor*)

4.  Tersedianya Perlengkapan untuk Kantor Mess Pemda Kalteng di Banjarmasin

5.  Tersedianya Perlengkapan untuk Asrama Mahasiswa Kalteng di Banjarmasin dan Banjarbaru

6.  Tersedianya Perlengkapan utk Ktr Show Window Kalteng di Yogyakarta

7.  Rehabilitasi Kantor Guberur dan Penataan Halaman Sekitarnya

8.  Rehabilitasi Prasarana Fisik Gedung Milik Pemprov. Kalteng dan Fasilitas Penunjang lainnya

9.  Rehabilitasi Gedung Eks DPRD

10.Pengadaan Genset pd Rujab Gubernur Kalteng

11.Rehabilitasi Rumah Golongan I dan II

12.Rehabilitasi dan Penataan Lingkungan Rujab/Kediaman Gubernur

13.Rehabilitasi Mess Pemda Kalteng di Banjarmasin

14.Rehabilitasi Asrama Mahasiswa Kalteng di Banjarmasin dan Banjarbaru

15.Pengadaan Alat Kantor dan RT Wakil Gubernur Kalteng

16. Pengadaan Perlengkapan Kantor dan RT Sekda

17.           Penataan Gedung Eks Show Window menjadi Asrama Mahasiswa Jl. Abubakar Ali Yogya.

18.Rehab Rujab Wakil Gubernur

74,426,000.-

 

 

99.223.000.-

 

 

19,150,000.-

 

 

16.850,000.-

 

12,950,000.-

 

103,800,000.-

 

 

 

 

11.004.000.000.-

 

 

1.654.500.000,-

 

 

1.258.211.750.-

 

 

78.500.000,-

 

 

 

51.200.000,-

 

 

 

 

176.270.000,-

 

 

 

962.239.750,-

 

 

1.466.249.750,-

 

 

 

 

400.000.000,-

 

350.000.000,-

 

557.150.000,-

 

2.535.498.750,-

 

 

 

270.943.750,-

 

461.056.000,-

 

 

 

200.000.000,-

 

 

529.380.900,-

 

253.718.000,-

 

 

 

674.000.000,-

74.246.000,-

 

 

97.120.200,-

 

 

19.150.000,-

 

 

16.850.000,-

 

12.568.700,-

 

61.792.500,-

 

 

 

 

10.919.706.000,-

 

 

1.536.573.000,-

 

 

1.244.230.750,-

 

 

78.210.000,-

 

 

 

51.100.000,-

 

 

 

 

175.377.000,-

 

 

 

935.219.750,-

 

 

1.445.847.250,-

 

 

 

 

394.468.000,-

 

349.785.900,-

 

544.626.400,-

 

2.448.146.350,-

 

 

 

264.863.750,-

 

459.086.250,-

 

 

 

199.270.000,-

 

 

522.703.000,-

 

249.678.500,-

 

 

 

672.578.500,-

99

 

 

98

 

 

100

 

 

100

 

97

 

60

 

 

 

 

99

 

 

93

 

 

99

 

 

99

 

 

 

99

 

 

 

 

99

 

 

 

97

 

 

99

 

 

 

 

98

 

99

 

98

 

96

 

 

 

98

 

99

 

 

 

99,6

 

 

98,7

 

98

 

 

 

100

 

3.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMBINAN AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH

 

 

 

 

1. Laporan Inventarisasi Barang Daerah

2. Pengamanan Aset Daerah

3. Sistem Informasi Pengelolaan Barang dan Harta Daerah (SIMBADA)

4. Tersusunnya Laporan Penyerahan Kegiatan Selesai

5. Tersusunnya Realisasi Pengadaan dan Pemeliharaan Barang daerah

 

 

98.650.000,-

 

121.750.000,-

 

 

99.750.000,-

 

 

 

48.450.000,-

 

 

100.000.000,-

 

75.774.000,-

 

120.612.380,-

 

 

99.144.100,-

 

 

 

47.110.000,-

 

 

96.833.500,-

 

76,8

 

99,1

 

 

99,4

 

 

 

97,2

 

 

96,8

Catatan :    -   Kegiatan yang bergaris bawah mengalami perubahan dalam ABT 2006.

-    Kegiatan yang bergaris bawah dan dicetak miring kegiatan tambahan (baru) dlm ABT 2006.

-    Berdasarkan PK25 Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah

 

D.    PERMASALAHAN

1.     Sistem Pengelolaan Barang Daerah masih ketinggalan dibandingkan sistem yang mendahuluinya seperti Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah, Sistem Administrasi Pendapatan Daerah dan Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah. Apabila beberapa sistem tersebut diatas dapat dilihat sebagai sub sistem dari Sistem Administrasi Pemerintah Daerah, maka Sub Sistem Pengelolaan Barang Daerah merupakan sub sistem yang paling panjang baik kegiatannya maupun waktunya sejak hulu sampai ke hilir. Dikatakan sejak hulu dikaitkan dengan Siklus Sistem Pengelolaan Barang Daerah yang dimulai dengan penyusunan RKBU dan RKPBU sebagai bahan penyusunan RAPBD. Sedangkan di hilir dimaksudkan bahwa seluruh hasil pembangunan yang berwujud menjadi bagian dari pengelolaan barang. Siklus Pengelolaan Barang dimulai sejak perencanaan kebutuhan barang dan kebutuhan pemeliharaan barang, barang diadakan, dikelola, dipelihara sepanjang barang tersebut ada dan baru berakhir setelah dihapuskan dari Daftar Inventaris sesuai dengan ketentuan yang belaku. Dengan demikian maka setiap kegiatan pembangunan yang sifatnya akan menambah aset daerah, maka bersamaan dengan itu akan bertambah pula jumlah barang yang harus diurus, diinventarisir, dipelihara, diamankan dan dikelola oleh Pengurus Barang dan biaya pengelolaan barang daerah seharusnya akan berbanding lurus dengan penambahan aset akibat pembangunan dan juga umur barang yang harus dipelihara.

2.     Berkaitan dengan hal tersebut diatas, ketertinggalan Sistem Pengelolaan Barang Daerah terkait dukungan dana yang disediakan untuk dapat menata dan membenahi kegiatan sistem tersebut yang disediakan melalui DASK Biro Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2005.

3.     Hambatan atau masalah lain yang dirasakan oleh Biro Perlengkapan dalam pelaksanaan tugas Pengelolaan Barang Daerah khususnya yang berkaitan dengan Inventarisasi adalah sangat tergantung dari sampai sejauh mana kedisiplinan/ketertiban dan ketaatan serta tanggung jawab Unit Pengelola Barang yaitu Dinas/Badan/Unit Satuan Kerja memenuhi kewajibannya sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Biro Perlengkapan sebagai Pusat Informasi Barang (PIB) melakukan inventarisasi/merekam semua barang milik/dikuasai oleh Pemerintah Provinsi yang dikelola/diurus Unit Pengelola Barang (UPB) yang disampaikan kepada Biro Perlengkapan dalam bentuk Laporan Mutasi Barang setiap semester. Pada kenyataannya bahwa penyampaian laporan tersebut kurang tertib, sehingga Biro Perlengkapan mengalami kesulitan untuk melakukan kompilasi terhadap laporan sebagaimana diharapkan.

4.     Pengguna/pemakai barang (rumah, kendaraan dll) belum sepenuhnya mematuhi sebagaimana ketentuan dan peraturan tentang pemanfaatan barang itu sendiri sehingga sulit untuk dilakukan penertiban kendatipun sudah diupayakan melalui Surat Edaran untuk dipedomani dan dipatuhi.

5.     Berkaitan dengan pencatatan perlengkapan, sebagian Dinas/Badan eks Kanwil Departemen masih menggunakan pola pencatatan yng digunakan Departemen asal sehingga tidak ada keseragaman format, sehingga Inventarisasinyapun akan mengalami kesulitan.

6.     Program dari Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA) yang digunakan untuk melakukan Inventarisasi, sampai saat ini masih belum dapat dioperasikan secara optimal, mengingat program yang ada masih pada tahap awal dan belum didukung oleh sumber daya manusia yang handal.

7.     Pengalokasian anggaran untuk Pengelolaan Barang Daerah relatif terbatas, dibandingkan dengan jumlah barang yang dikelola yang cenderung meningkat.

 

 

E.    KEBIJAKAN

 

Berdasarkan kondisi umum tersebut diatas, maka kebijakan pokok yang akan ditempuh adalah :

1.  Meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyediaan sarana dan prasarana.

2.  Penyediaan fasilitas kerja sesuai kebutuhan.

3.  Meningkatkan tertib administrasi dalam pengelolaan barang.

 

 

 

BAB IV

 

P E N U T U P

 

 

          Demikian laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Biro Perlengkapan SETDA Provinsi Kalimantan Tengah, dibuat sebagai perwujudan pertanggung jawaban Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi serta pengelolaan Sumber Daya dan pelaksanaan kebijaksanaan sekaligus sebagai alat kendali penilaian kualitas kinerja.

 

 

 

 

 

 

 

 

 
 
 
 
 
Tulisan Lain dari yulindra
 
 
 Artikel/Berita lainnya
 
 
 
 Komentar Pembaca
 

Komentar menunjukkan dedikasi kita...
 
 
 
 
Kembali ke Biro Keuangan
Kembali ke Depan
 
 
 Statistik Situs
 
Menu Utama Terbagi: [ 65 ] / Jumlah Artikel Dalam Kategori Info: [ 314 ]
Jumlah penyelia lokal terdaftar: [ 2072 ]
Total Pengunjung: [ 19782497 ] /  Pemakai online:  1  / informasi lanjut
 
 
 
 
Pemprov KaltengLama membuka halaman : [0,062500] detik
Gunakan Internet Explorer 6.0, Mozilla Firefox 1.5.0.7!
:: Manual :: Email Administrator ::