Anda di ->Depan : Pusat Artikel : BADAN : Badan Pusat Statistik : TINGKAT KEMISKINAN KALIMANTAN TENGAH 2009
 
 
 Menu Utama
 
  Depan
      Sekapur Sirih: KALTENG
  Kategori Info
      Berita
      Bulletin Isen Mulang
      Pemberitahuan
      ASISTEN
      BADAN
      DINAS
      BIRO
      Unit Pelaksana Teknis
      Kantor Penghubung
      Opini Publik
      Good Governance
      KAPET KAKAB
      BULOG Kalteng
      Logo Asli Kalteng
      PERATURAN WEBSITE
      DIREKTORI APPSI
      STAF AHLI GUBERNUR
      PERATURAN
      TPKUPD (Keuangan)
      Masa Ke Masa
      Topographi
      Sosial Ekonomi
      Agama, Adat dan Budaya
      Fasilitas
      Pariwisata
  Gallery
  Forum
  Iklan
  Situs Lama
  Manual Situs
 
 
 
 
Hai Tamu! di sini tempat:
[Mendaftar] [Login]
 
 
 Jejak Bacaan
 
» Tiada Jejak Tercatat!
 
 
 Tampilan
 
Pilih tampilan
 
 
 Modul
 
XML - Sumber Berita
Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini
 
 
 Jajak Mingguan
 
Kalteng menjadi lokasi dunia untuk proyek perintis menjaga paru-paru dunia. Central Kalimantan has been become a world pilot project in protecting the LUNG OF THE WORLD.
 
Most agreable / Sangat Setuju
Agree / Setuju
Moderate / Kurang Setuju
Disagree / Tidak Setuju
Referensi Jajak/Poll Reference
Tampilkan Semua Polling Aktif
 
 
 TINGKAT KEMISKINAN KALIMANTAN TENGAH 2009
 
  •  
  •  

Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini

  • Penulis: BIDANG SOSIAL BPS PROPINSI KALIMANTAN TENGAH
  • Di kirim oleh: musair
  • diserahkan: 7/7/2009 4:02:10 PM
  • Peremajaan terakhir: 09/07/2009 15:34:09
  • Di baca: 1984 kali
  • Jenis_isi: text/html (78738 Bytes = 0 * 1 MB + 78738 Bytes)
  • Bertempat di: Pusat Artikel : BADAN : Badan Pusat Statistik

Perkembangan Tingkat Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah, 2000 - 2009

Selama 2000-2005 di Kalimantan Tengah jumlah penduduk miskin menurun sebesar 61.317 orang dari 292.118 orang pada tahun 2000 menjadi 230.801 orang pada tahun 2005. Secara relatif juga terjadi penurunan persentase penduduk miskin dari 16,31 persen pada tahun 2000 menjadi 10,73 persen pada tahun 2005. Namun pada tahun 2006 terjadi kenaikan jumlah penduduk miskin yang signifikan menjadi 257.089 orang atau 13,42 persen. Hal ini disebabkan adanya kenaikan harga BBM pada bulan Oktober 2005. Pada bulan Maret 2007, terjadi penurunan kembali jumlah penduduk miskin, yaitu menjadi 210.327 orang (9,38 persen) dan pada bulan Maret 2008 menjadi 199.991 orang (8,71 persen). Pada bulan Maret 2009, terjadi penurunan jumlah penduduk miskin menjadi 165.854 orang atau 7,02 persen, terdiri dari penduduk miskin kota sebesar 35.775 orang dan pedesaan 130.079 orang.
Ini berarti selama periode Maret 2008-2009 jumlah penduduk miskin turun sebesar 34,14 ribu orang. Penurunan angka tersebut diwarnai penurunan jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan lebih tajam dari pada daerah perkotaan. Penduduk miskin di daerah perdesaan berkurang 24,57 ribu orang, atau secara relatif persentase penduduk miskin perdesaan turun 1,86 persen dari 10,20 persen menjadi 8,34 persen. Sedangkan di daerah perkotaan berkurang 9,57 ribu orang, secara relatif perseentase penduduk miskin perkotaan turun 1,36 persen dari 5,81 persen menjadi 4,45 persen pada periode yang sama. (lihat Tabel 1)
Penurunan persentase penduduk miskin selama Maret 2008-Maret 2009 terjadi dipengaruhi oleh menurunnya angka pengangguran terbuka (TPT) dari 4,79 persen di Februari 2008 menjadi 4,53 persen di bulan Februari 2009.

 

Tabel 1.
Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Kalimantan Tengah
Menurut Daerah, 2000-2009
 
Tahun
Jumlah Penduduk Miskin
Persentase Penduduk Miskin
 
 
Kota
Desa
Kota+Desa
Kota
Desa
Kota+Desa
 
2000
 
 
292,1
 
 
16,31
 
2002
 
 
231,4
 
 
11,93
 
2004
33,0
161,1
194,1
6,13
12,20
10,44
 
2005
48,5
182,4
230,8
6,62
12,84
10,73
 
2006
54,1
203,0
257,1
6,96
13,41
13,42
 
2007
51,2
159,2
210,3
6,72
10,76
  9,38
 
2008
45,3
154,6
200,0
5,81
10,20
  8,71
 
2009
35,78
130,08
165,85
4,45
  8,34
  7,02
 
Sumber: Diolah dari data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas)
 
2.            Perubahan Garis Kemiskinan Juli 2005-Maret 2009
Besar kecilnya jumlah penduduk miskin sangat dipengaruhi oleh Garis Kemiskinan, karena penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan.
Tabel 2 menunjukkan bahwa selama Maret 2008-Maret 2009, Garis Kemiskinan naik sebesar 8,93 persen, yaitu dari Rp. 186.003,- per kapita per bulan pada Maret 2008 menjadi Rp. 202.612,- per kapita per bulan pada Maret 2009. Dengan memperhatikan komponen Garis Kemiskinan (GK), yang terdiri dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non-Makanan (GKNM), terlihat bahwa peranan komoditi makanan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi non makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Pada bulan Maret 2009, sumbangan GKM terhadap GK sebesar 80,80 persen. Dilihat dari jenis komoditinya, komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan adalah beras, gula pasir, mie instan, telur, dan minyak goreng. Untuk komoditi bukan makanan yang paling berpengaruh adalah biaya perumahan.
 
Tabel 2.
Garis Kemiskinan, Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin
Menurut Daerah, Juli 2005-Maret 2009
 
Daerah/Tahun
Garis Kemiskinan (Rp/Kapita/Bln)
Jumlah penduduk miskin (ribuan)
Persentase penduduk miskin
Makanan
Non
 Makanan
Total
 
 
 
 
 
 
Perkotaan
 
 
 
 
 
Juli 2005
129.068
32.163
161.231
48,5
6,62
Maret 2007
128.326
41.182
179.418
51,2
6,72
Maret 2008
152.258
44.095
196.354
45,3
5,81
Maret 2009
161.654
47.663
209.317
35,78
4,45
 
 
 
 
 
 
Perdesaan
 
 
 
 
 
Juli 2005
104.828
21.152
125.980
182,4
12,84
Maret 2007
127.294
21,136
152.430
159,2
10,76
Maret 2008
149.908
30.762
180.671
154,6
10,20
Maret 2009
164.763
34.394
199.157
130,08
8,34
 
 
 
 
 
 
Kota+Desa
 
 
 
 
 
Juli 2005
111.999
24.310
136.309
230,8
10,73
Maret 2007
131.014
31.251
162.266
210,3
9,38
Maret 2008
150.707
35.296
186.003
200,0
8,71
Maret 2009
163.706
38.906
202.612
165,85
7,02
 
 
 
 
 
 
Sumber: Diolah dari data Susenas Juli 2005 dan Susenas Panel Maret 2007-2009
 
 
 
3.            Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan
Kemiskinan bukan hanya sekadar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin, tetapi adanya dimensi lain yang perlu diperhatikan, yaitu tingkat kedalaman dan keparahan. Selain harus mampu memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan tentang program kemiskinan juga harus mampu mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.
Pada periode Maret 2008-Maret 2009, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) relatif lebih baik dari 1,47 menjadi 1,03. Untuk Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga menunjukkan kecenderungan turun dari 0,37 menjadi 0,22 pada periode yang sama (Tabel 3). Penurunan indeks ini mengindikasikan bahwa ketimpangan pengeluaran penduduk miskin semakin menyempit.
 
Tabel 3.
Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Kalimantan Tengah Menurut Daerah, Juli 2005- Maret 2009
 
Tahun
Kota
Desa
Kota + Desa
Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1)
 
 
 
Juli 2005
1,23
1,90
1,70
Maret 2007
0,98
2,04
1,68
Maret 2008
0,90
1,76
1,47
Maret 2009
0,62
1,24
1,03
Indeks Keparahan Kemiskinan (P2)
 
 
 
Juli 2005
0,32
0,50
0,45
Maret 2007
0,38
0,57
0,51
Maret 2008
0,19
0,46
0,37
Maret 2009
0,13
0,27
0,22
Sumber: Diolah dari data Susenas Juli 2005 dan Susenas Panel Maret 2007-2009
 
Bila dilihat dari Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) pada Tabel 3 diatas, P1 dan P2 untuk perkotaan lebih rendah daripada perdesaan. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa tingkat kemiskinan di daerah perdesaan lebih parah dari pada daerah perkotaan.
 
4.      Tingkat Kemiskinan Menurut Wilayah di Pulau Kalimantan, 2008-2009
 
Tabel 4 menunjukkan persentase penduduk miskin di Pulau Kalimantan pada Maret 2008-2009. Angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 9,30 persen,  sedangkan terendah terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan yaitu sebesar 5,12 persen. Secara umum terjadi penurunan persentase penduduk miskin di provinsi-provinsi Kalimantan dan penurunan terbesar adalah Provinsi Kalimantan Timur sebesar 1,78 persen.
Tabel 4.
Persentase Penduduk Miskin
Menurut Wilayah di Pulau Kalimantan, 2008-2009

Provinsi
2008
2009
Persentase Penurunan
Kalimantan Barat
11,07
9,30
1,77
Kalimantan Tengah
8,71
7,02
1,69
Kalimantan Selatan
6,48
5,12
1,36
Kalimantan Timur
9,51
7,73
1,78

 
 
 
 
 
 
Tulisan Lain dari musair
 
 
 Artikel/Berita lainnya
 
 
 
 Komentar Pembaca
 

Komentar menunjukkan dedikasi kita...
 
 
 
 
Kembali ke Badan Pusat Statistik
Kembali ke Depan
 
 
 Statistik Situs
 
Menu Utama Terbagi: [ 65 ] / Jumlah Artikel Dalam Kategori Info: [ 314 ]
Jumlah penyelia lokal terdaftar: [ 2073 ]
Total Pengunjung: [ 19784828 ] /  Pemakai online:  1  / informasi lanjut
 
 
 
 
Pemprov KaltengLama membuka halaman : [0,187500] detik
Gunakan Internet Explorer 6.0, Mozilla Firefox 1.5.0.7!
:: Manual :: Email Administrator ::