Anda di ->Depan : Pusat Artikel : BIRO : Biro Humas & Protokol : Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan
 
 
 Menu Utama
 
  Depan
      Sekapur Sirih: KALTENG
  Kategori Info
      Berita
      Bulletin Isen Mulang
      Pemberitahuan
      ASISTEN
      BADAN
      DINAS
      BIRO
      Unit Pelaksana Teknis
      Kantor Penghubung
      Opini Publik
      Good Governance
      KAPET KAKAB
      BULOG Kalteng
      Logo Asli Kalteng
      PERATURAN WEBSITE
      DIREKTORI APPSI
      STAF AHLI GUBERNUR
      PERATURAN
      TPKUPD (Keuangan)
      Masa Ke Masa
      Topographi
      Sosial Ekonomi
      Agama, Adat dan Budaya
      Fasilitas
      Pariwisata
  Gallery
  Forum
  Iklan
  Situs Lama
  Manual Situs
 
 
 
 
Hai Tamu! di sini tempat:
[Mendaftar] [Login]
 
 
 Jejak Bacaan
 
» Tiada Jejak Tercatat!
 
 
 Tampilan
 
Pilih tampilan
 
 
 Modul
 
XML - Sumber Berita
Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini
 
 
 Jajak Mingguan
 
Kalteng menjadi lokasi dunia untuk proyek perintis menjaga paru-paru dunia. Central Kalimantan has been become a world pilot project in protecting the LUNG OF THE WORLD.
 
Most agreable / Sangat Setuju
Agree / Setuju
Moderate / Kurang Setuju
Disagree / Tidak Setuju
Referensi Jajak/Poll Reference
Tampilkan Semua Polling Aktif
 
 
 Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan
 
  •  
  •  

Ceritakan kepada teman Anda tentang situs ini

  • Penulis: Bagian Pemberitaan Publikasi dan Data
  • Di kirim oleh: Ferry
  • diserahkan: 7/30/2009 10:09:05 AM
  • Peremajaan terakhir: 05/08/2009 9:10:43
  • Di baca: 755 kali
  • Jenis_isi: text/html (8882 Bytes = 0 * 1 MB + 8882 Bytes)
  • Bertempat di: Pusat Artikel : BIRO : Biro Humas & Protokol

<LINK rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1.BIM%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" />Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan

 

            BIM (30/7). Gubernur Kalteng A. Teras Narang, SH dalam sambutannya pada Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan di Halaman Masjid Darul Salam Jalan G. Obos Palangka Raya, mengatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan berbagai dampak yang dapat merugikan masyarakat, baik ditinjau dari aspek sosial ekonomi maupun ekologi (23/07).

            Dijelaskan lebih lanjut bahwa dari aspek sosial ekonomi, kebakaran hutan, lahan dan pekarangan dapat menyebabkan hilangnya potensi pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan dan sektor ekonomi lainnya serta dapat menimbukan gangguan kesehatan bagi masyarakat. Sedangkan dari aspek ekologi, kebakaran hutan, lahan dan pekarangan dapat mengakibatkan hilangnya potensi keanekaragaman hayati dan plasma nuftah yang merupakan komponen penting dalam system penyangga kehidupan.

            Menurut Gubernur Kalteng, salah satu isu lingkungan yang sangat menonjol dan menjadi perhatian dunia saat ini adalah masalah perubahan suhu bumi atau yang lebih dikenal dengan pemanansan global dimana iklim menjadi lebih ekstrim dengan musim kemarau yang berkepanjangan dan mengakibatkan kebakaran hutan, lahan dan pekarangan serta adanya musim hujan yang singkat tapi intensif yang mengakibatkan banjir.

            Gubernur Kalteng A. Teras Narang, SH menegaskan kembali bahwa dengan diadakan nya Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan ini adalah bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan koordinasi semua pihak serta sekaligus sebagai tolak ukur kesiapsiagaan sumber daya yang kita miliki dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan, lahan dan pekarangan. Apel siaga ini merupakan langkah awal bagi terciptanya situasi yang kondusif dalam rangka antisipasi terhadap segala kemungkinan yang dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan, lahan dan pekarangan.

            Terkait dengan solusi terhadap kebiasaan masyarakat yang membuka hutan, lahan dan pekarangan dengan cara membakar, maka perlu dilakukan upaya pencegahan melalui kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku yaitu melalui Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 52 Tahun 2008 Tentang Pedoman Pembukaan Lahan dan Pekarangan Bagi Masyarakat di Kalimantan Tengah.

            Diharapkan pembukaan lahan dan pekarangan yang masih dilakukan dengan cara pembakaran agar tidak menimbulkan kabut asap yang dapat merugikan kita semua, oleh karena itu dalam pelaksanaannya harus mendapatkan ijin dari pejabat yang berwenang dan dilakukan secara terbatas dan terkendali serta bertanggung jawab. Terhadap seluruh pelaksanaan teknis Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah ini ada pada Bupati dan Walikota se Kalimantan Tengah.

            Gubernur Kalteng optimis bahwa melalui kebijakan ini akan mampu menggiring para petani kita menjadi petani menetap dan secara bersamaan program Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) akan terus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat sehingga suatu saat nanti tidak ada lagi masyarakat kita yang membuka lahan baru untuk sawah, ladang, kebun termasuk pemeliharaan, pembersihan lahan dan pekarangan dengan cara pembakaran. (BIM/hmsp).

 

 

 
 
 
 
 
Tulisan Lain dari Ferry
  - Kebakaran
 
 
 Artikel/Berita lainnya
 
 
 
 Komentar Pembaca
 

Komentar menunjukkan dedikasi kita...
 
 
 
 
Kembali ke Biro Humas & Protokol
Kembali ke Depan
 
 
 Statistik Situs
 
Menu Utama Terbagi: [ 65 ] / Jumlah Artikel Dalam Kategori Info: [ 314 ]
Jumlah penyelia lokal terdaftar: [ 2073 ]
Total Pengunjung: [ 19794550 ] /  Pemakai online:  2  / informasi lanjut
 
 
 
 
Pemprov KaltengLama membuka halaman : [0,109375] detik
Gunakan Internet Explorer 6.0, Mozilla Firefox 1.5.0.7!
:: Manual :: Email Administrator ::