Rapat Koordinasi Distribusi dan Pelatihan Hibah Starlink Perkuat Akses Internet Hingga Wilayah Pedalaman
Palangka Raya – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Distribusi dan Pelatihan Hibah Starlink Tahun Anggaran 2026 di Aula Kanderang Tingang, Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (16/7/2026). Kegiatan dipimpin oleh Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, Adiah Chandra Sari, serta dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dari seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah. Pemerintah Kabupaten Seruyan diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan persandian Kabupaten Seruyan, Bono Suhendra.
Dalam arahannya, Adiah menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi terkait mekanisme distribusi dan pelatihan penggunaan perangkat hibah Starlink yang merupakan usulan dari pemerintah kabupaten/kota untuk mendukung layanan di fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, serta fasilitas publik lainnya. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperluas akses internet di wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan.
Baca juga : Wagub Edy Pratowo Terima LHP Kinerja dan DTT Semester II Tahun 2023 dari BPK(Baca Juga : Kalampangan Raih Penghargaan ProKlim Tingkat Nasional)
Ia menegaskan bahwa hibah perangkat Starlink merupakan salah satu implementasi program prioritas Gubernur Kalimantan Tengah dalam meningkatkan akses telekomunikasi di daerah pedalaman. Menurutnya, kondisi geografis Kalimantan Tengah yang sangat luas masih menyisakan sejumlah wilayah yang belum terjangkau jaringan internet maupun sinyal telekomunikasi secara optimal.
"Program hibah Starlink ini merupakan bagian dari program prioritas Bapak Gubernur Kalimantan Tengah untuk memperluas akses sinyal dan internet di daerah pedalaman. Harapan kita, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses internet hanya karena berada di wilayah terpencil," katanya.
Adiah juga mengingatkan bahwa bantuan perangkat Starlink merupakan solusi sementara untuk mengatasi keterbatasan akses internet. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten/kota diharapkan tetap aktif mengusulkan pembangunan infrastruktur telekomunikasi kepada pemerintah pusat agar permasalahan wilayah blank spot dapat diselesaikan secara menyeluruh.
"Kami berharap pemerintah kabupaten dan kota terus mengusulkan pembangunan menara telekomunikasi kepada pemerintah pusat. Pemerintah provinsi akan terus mengawal usulan tersebut sehingga ke depan tidak ada lagi wilayah di Kalimantan Tengah yang mengalami blank spot telekomunikasi," tegasnya.
Selain membahas teknis distribusi perangkat, rapat koordinasi juga diisi dengan pemaparan mengenai tata cara penggunaan, pengelolaan, dan pelatihan perangkat hibah Starlink oleh pihak penyedia yang mengikuti kegiatan secara daring. Melalui koordinasi ini diharapkan seluruh proses penyaluran hibah dapat berjalan tepat sasaran, sesuai kebutuhan daerah, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis konektivitas digital.
Keikutsertaan Diskominfosandi Kabupaten Seruyan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung percepatan transformasi digital, khususnya melalui pemerataan akses internet bagi masyarakat. Hasil rapat koordinasi ini diharapkan menjadi pedoman dalam pelaksanaan distribusi perangkat hibah Starlink Tahun Anggaran 2026 sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh fasilitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (MMCSeruyan/IH)/EDt:UL
Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng
Admin Web