Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Kalteng Percepat Implementasi Pertanian Modern PM-AAS Tahun 2026
Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) Tahun 2026 di Aula Dinas TPHP Prov. Kalteng, Selasa (21/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Anang Dirjo mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional melalui penerapan sistem pertanian modern.
Baca juga : Wagub Edy Pratowo Buka Diskusi Publik Jelang Pilkada Tahun 2024(Baca Juga : Asisten Pemkesra Katma F. Dirun: Pemanfaatan Tekonologi Tepat Guna Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa)
Dalam sambutannya, Anang Dirjo menyampaikan apresiasi atas berbagai program Kementerian Pertanian yang terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah. Menurutnya, program PM-AAS merupakan langkah strategis dalam mewujudkan transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi, mekanisasi, serta tata kelola pertanian yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami menyampaikan apresiasi dan menyambut baik berbagai program Kementerian Pertanian dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. PM-AAS menjadi salah satu program strategis yang diyakini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat daya saing sektor pangan,” ujarnya.
Anang menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PM-AAS. Implementasi program tersebut diyakini akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta memperkokoh posisi Kalimantan Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Pada tahun 2026, Kalimantan Tengah memperoleh target pelaksanaan PM-AAS seluas 14.017 hektare. Target tersebut menjadi amanah sekaligus peluang untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam mengakselerasi pembangunan sektor pertanian berbasis teknologi dan inovasi.
“Target tersebut hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah, penyuluh pertanian, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan penerapan teknologi budidaya modern, penggunaan benih unggul, mekanisasi pertanian, serta pendampingan yang berkesinambungan, kita optimistis produktivitas hingga 10 ton gabah per hektare dapat diwujudkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Anang menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan PM-AAS sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam mewujudkan Kalteng Berkah, Maju, Sejahtera, Bermartabat, dan Semakin Berkelanjutan. Sektor pertanian dinilai memiliki peran strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, penguat ketahanan pangan, pencipta lapangan kerja, serta instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, ia mengajak seluruh kepala dinas yang membidangi pertanian di kabupaten/kota, jajaran Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah, para penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan agar terus memperkuat koordinasi dan mempercepat pelaksanaan program di lapangan.
“Dengan kerja sama, komitmen, dan semangat gotong royong, saya yakin target yang telah ditetapkan dapat kita capai dengan baik demi mendukung ketahanan pangan dan kemajuan sektor pertanian Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap pelaksanaan PM-AAS Tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah Agus Hasbianto, Kepala Dinas yang membidangi pertanian kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, serta Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.(WDY/Fjn)
Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng
Admin Web