Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Salat Istisqa, Gerakan Pangan Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Kobar
Kotawaringin Barat – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat melaksanakan Salat Istisqa dan doa bersama, Jumat (28/8/2026).
Salat Istisqa dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar batiniah di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Barat. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Baca juga : Gubernur Kalteng Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Ciptakan Situasi yang Kondusif Jelang Pilkada Serentak 2024(Baca Juga : Plh Sahli Gubernur Pemkumpol Ahmad Husain Hadiri Musda Kesatu ARUN Kalteng)
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus melakukan berbagai upaya secara maksimal dalam menghadapi dampak musim kemarau.
“Saat ini, beberapa wilayah di Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Kotawaringin Barat, sedang menghadapi tantangan musim kemarau yang cukup panjang akibat fenomena El Niño,” tutur Gubernur.
Menurutnya, berbagai langkah penanganan telah dilakukan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota bersama Forkopimda, TNI/Polri, relawan, serta seluruh elemen masyarakat. Upaya tersebut antara lain penyiagaan personel, pemadaman titik api melalui jalur darat dan udara, hingga pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.
Di sisi lain, Gubernur menegaskan bahwa Salat Istisqa menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk melakukan muhasabah, mengoreksi diri, bertaubat, serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala khilaf dan dosa.
“Melalui doa bersama yang tulus dan khusyuk ini, marilah kita mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan untuk membasahi Bumi Marunting Batu Aji dan Bumi Tambun Bungai yang kita cintai bersama,” ungkapnya.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan selama menghadapi musim kemarau. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu karhutla dan menimbulkan dampak luas.
“Jangan sekali-kali membuka lahan dengan cara membakar, karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan serta menimbulkan dampak yang luas bagi lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diimbau menghemat penggunaan air karena ketersediaan air bersih perlu dijaga selama musim kemarau. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk serta menggunakan masker untuk melindungi kesehatan, terutama dari paparan asap karhutla.
“Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial dengan membantu saudara-saudara kita yang terdampak langsung oleh kekeringan,” tambahnya.
Usai pelaksanaan Salat Istisqa, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan pasar murah.
Menurutnya, kegiatan pangan murah akan terus dilaksanakan dan menyasar masyarakat di berbagai wilayah, termasuk kawasan barat Kalimantan Tengah serta lingkungan sekolah.
“Selain ke sekolah, nanti ke wilayah barat, kami juga mengadakan pangan murah dan pasar murah,” kata Agustiar.
Ia menjelaskan, pangan murah diberikan dengan skema diskon bagi masyarakat, sementara pasar murah ditujukan bagi masyarakat yang berhak menerima. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga memiliki Kartu Betang sebagai salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat.
Mempertimbangkan situasi dan kondisi masyarakat saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forkopimda sepakat meningkatkan besaran diskon pangan murah dari sebelumnya 30 persen menjadi 40 persen.
“Karena situasi dan kondisi kita, negara kita sendiri, khususnya Kalimantan Tengah, mengikuti peraturan yang ada. Kita menyadari itu. Untuk menyajikan itu, maka kita, Kalimantan Tengah bersama Forkopimda, sepakat untuk meningkatkan diskon dari 30 persen menjadi 40 persen,” jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan juga menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah dan Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Kotawaringin Barat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Kalimantan Tengah.
Melalui kegiatan pangan murah, masyarakat memperoleh akses terhadap berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau melalui subsidi pemerintah. Komoditas yang disediakan antara lain beras premium, beras SPHP, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula konsumsi, dan telur ayam ras. Selain itu, tersedia berbagai bahan pangan segar dan kebutuhan harian lainnya, seperti ayam beku, ikan segar, sayur-mayur, buah-buahan, LPG 3 kilogram, serta produk unggulan UMKM lokal.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang disediakan Dinas Kesehatan. Layanan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, terutama di tengah kondisi kemarau dan kualitas udara yang berpotensi terdampak asap karhutla.
Sementara itu, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah menyampaikan bahwa kondisi kemarau panjang yang terjadi saat ini merupakan keprihatinan bersama.
“Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kotawaringin Barat, sedang menghadapi kondisi kemarau yang cukup panjang. Beberapa wilayah telah mengalami kekeringan,” tutur Bupati.
Menurutnya, kondisi tersebut semakin diperberat dengan terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan berbagai persoalan bagi masyarakat. Dampaknya tidak hanya dirasakan terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan berbagai sektor kehidupan lainnya.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah beserta jajaran atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kehadiran Gubernur beserta jajaran di Kabupaten Kotawaringin Barat juga dirangkaikan dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga daya beli.
Rangkaian kunjungan Gubernur dan jajaran di Kabupaten Kotawaringin Barat selanjutnya dilanjutkan dengan agenda di bidang pendidikan, kegiatan pangan murah, serta sejumlah agenda pemerintahan lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Komandan Lanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widianto, Komandan Lanal Kumai Mayor Laut (P) Wahyu Setyadi, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, Wakil Bupati Kotawaringin Barat Suyanto, Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat Mulyadin, Komandan Kodim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf Makin, unsur Forkopimda Kabupaten Kotawaringin Barat, Ketua MUI Kabupaten Kotawaringin Barat, serta kepala perangkat daerah terkait. (Dw/Foto:Ervan)
Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng
Admin Web