You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

Sekda Kalteng Hadiri Rapat Kerja Percepatan Tanam di Wilayah Pengembangan Kawasan Food Estate Kabupaten Kapuas

  • 14 Februari 2021 19:56
  • Dibagikan oleh Layanan E-Government
  • Dibaca 60 kali.

Banjarmasin - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menghadiri Rapat Kerja Percepatan Tanam di Wilayah Pengembangan Kawasan Food Estate Kabupaten Kapuas. Rapat kerja digelar di Hotel Galaxy Golden Tulip Banjarmasin, Sabtu (13/2/2021).


Rapat kerja dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) Momon Rusmono. Pertemuan pada Rapat kerja kali ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Sekjen Kementan Momon Rusmono ke Prov. Kalteng saat melakukan peninjauan di lokasi Pengembangan kawasan Food Estate di Desa Bentuk Jaya Blok A5, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas pada Jumat (12/02/2021).

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Gelar Silahturahmi Bersama Generasi Milennial)

(Baca Juga : Rapat TEPRA Untuk Memonitor dan Evaluasi Percepatan Pelaksanaan Program dan Kegiatan)

Seperti yang telah disampaikan Sekjen Kementan RI Momon Rusmono saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Food Estate Desa Bentuk Jaya, Kabupaten Kapuas, bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi 2 Tahap dengan pihak terkait sebagai tindak lanjut dari kunjungan kerjanya tersebut. Pertama, khusus membahas perkembangan kawasan Food Estate di Kecamatan Dadahup termasuk masalah air. Kedua, melakukan koordinasi dengan percepatan tanam di wilayah pengembangan kawasan Food Estate seluas 20.000 hektare (Ha) di Kabupaten Kapuas agar bisa segera terlaksana.

Pada Rapat Kerja, Sekjen Kementan Momon Rusmono menyampaikan rendahnya realisasi tanam di kawasan pengembangan Food Estate di Kecamatan Dadahup dikarenakan lahan tergenang air yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi saat ini.

Momon Rusmono mengutarakan sebagai upaya penanganan, pihaknya menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut diantaranya memperbanyak pompa dengan kapasitas yang cukup tinggi dalam waktu dekat ini dan membuka atau menutup beberapa saluran irigasi agar air segera surut. Lebih lanjut Momon Rusmono menyampaikan, pembukaan lahan di Desa Bentuk Jaya A5, Kecamatan Dadahup sendiri saat ini telah selesai.

“Namun rehabilitasi saluran irigasi belum selesai seluruhnya”, tutur Momon Rusmono.

“Terget 1.200 Ha, realisasi penanaman sudah mencapai 19 Ha dan lahan yang sudah diolah menuju siap tanam mencapai 450 Ha. Sedangkan land clearing oleh PUPR seluas 722 Ha, namun belum dapat diolah karena tinggi muka air masih mencapai 40-60 cm sehingga alat tidak dapat beroperasi dan aliran air pada saluran sekunder/tersier/kuarter terhambat. Upaya pengeringan air menggunakan 2 pompa kapasitas 250 liter/detik dan 500 liter/detik belum efektif karena muka air masih tinggi akibat curah hujan yang masih tinggi”, tambahnya.

Sementara itu, terkait dengan realisasi luas tanam 20.000 Ha di Kabupaten Kapuas, seperti yang sudah disampaikan Momon Rusmono saat melakukan peninjauan dan diutarakan kembali oleh dirinya dalam Rapat Kerja, lahan siap tanam saat ini di Kabupaten Kapuas baru sekitar 9.000-10.000 Ha. Sekjen Kementan Momon Rusmono juga mengatakan, bahwa target 20.000 Ha diharapkan dapat terealisasi paling lambat akhir Bulan April 2021 mendatang.

Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Fahrizal Fitri saat mengikuti Rapat kerja menegaskan bahwa Pemprov. Kalteng akan memberikan dukungan secara maksimal pada pelaksanaan Program Food Estate di Kalteng.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan mendukung secara maksimal agar target tercapai,” pungkas Fahrizal Fitri.

Fahrizal Fitri optimis bahwa Program Food Estate di Kalteng akan berhasil serta permasalahan rendahnya realisasi tanam dapat diatasi dengan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak.

“Pemprov. Kalteng yakin program strategis food estate akan berhasil”, tandasnya.

Hadir secara khusus pada Rapat Kerja diantaranya Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Erwin Noorwibowo, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Ditjen PSP Kementan Andi Nur Alam Syah. Dari Pemerintah Prov. Kalteng hadir Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Prov. Kalteng Sunarti. Sementara, dari Pemerintah Kabupaten Kapuas hadir Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Inf. Ary Bayu Saputro dan Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Aswan. (Sumber:Biro Adpim Setda Kalteng)

Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng

gallery

Poster