Saksikan Kejadian Langka "Gerhana Matahari Total" di Ibu Kota Kalimantan Tengah, Kota Palangkaraya

 

NHK WORLD TV Japan intents to broadcast Total Solar Eclipse from Palangkaraya !

According to NASA calculations, only about 25 years in the past 5000 years have had 5 solar eclipses. The last time this happened was in 1935, and the next time will be in 2206, when two solar eclipses will occur in December.

Kejadian Gerhana Matahari Total Maksimum seperti yang akan kita lihat dari kota Palangkaraya nanti menurut perhitungan NASA, hanya sekitar 25 tahun di 5000 tahun terakhir telah memiliki 5 gerhana matahari. Terakhir kali ini terjadi adalah pada tahun 1935, dan waktu berikutnya akan di 2206, ketika dua gerhana matahari akan terjadi pada bulan Desember.

Max view in Palangka Raya

Wednesday, 9 March 2016, 07:30

Global Type:         Total Solar Eclipse

Palangka Raya:    Total Solar Eclipse

Begins:                  Wed, 9 Mar 2016, 06:23

Maximum:             Wed, 9 Mar 2016, 07:30

Ends:                    Wed, 9 Mar 2016, 08:46

Duration:               2 hours, 23 minutes

Yang istimewa di kota Palangka Raya adalah bahwa diprediksi NASA menjadi salah satu tempat terbaik dari 4 (empat) tempat untuk melihat Gerhana Matahari Total Maksimum karena tidak atau minim hujan pada 09 Maret 2016.

Palangka Raya ibu kota Provinsi yang terletak di tengah-tengah hutan Kalimantan dibanding ibu kota provinsi lainnya yang berada di pesisir, namun akses dari luar daerah ke kota ini sudah baik. Sebagaimana posisi koordinatnya yang berada hampir di titik nol equator khatulistiwa, terdapat perahu besar untuk arung sungai dan banyak perahu kecil bermotor yang dapat di sewa untuk berada di tengah-tengah sungai dimana kita dapat menatap arah matahari tanpa halangan karena diprediksi oleh ahli cuaca internasional bahwa tanggal 09 Maret 2016 pukul 06.00 – 09.00 WIB hujan tidak atau amat kecil peluangnya terjadi di kota Palangka Raya.

Tugu Equator (Equator Monument) yang terletak di kawasan hutan Desa Tumbang Olong, Kecamatan Uut Danum, Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah (Kalteng), dijadikan objek wisata. Kabupaten Murung Raya dapat dijangkau dari Palangka Raya menggunakan mobil misalnya Kijang Innova sejauh hampir 600 Km, membelah rimba Borneo yang indah, namun cukup tersedia makanan dan minuman di jual sekitar tepi jalan yang umum seperti coca cola, fanta, air mineral, roti dan lainnya. Penerbangan Udara dapat dilakukan dari Palangka Raya, namun jadwalnya harus diverifikasi dengan cermat.

Lalu karena kota Palangka Raya ini jauh dari polusi udara dan kemacetan lalu lintas serta terdapat banyak lokasi terbuka yang luas untuk melakukan pengamatan datangnya mentari pagi, maka kita dapat dengan leluasa mencari posisi paling mantap untuk melakukan pengamatan matahari.

Dari Palangka Raya selain menggunakan pesawat dengan jadwal tertentu, perjalanan darat menuju kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur dapat dilakukan sejauh 400 Km dengan kondisi jalan lancar baik.

Klik Sebagian Data Tujuan Wisata dalam Tabel Obyek Wisata Kalimantan Tengah.

Data internasional (NASA, media online dan lain-lainya) menyatakan GERHANA MATAHARI TOTAL akan melintasi kota Palangkaraya pada tanggal 09 Maret 2016.  Kejadian amat langka ini dapat dilihat dengan maksimal di kota Palangka Raya (Palangkaraya). Informasi Kota ini dapat dilihat Website Kota Palangka Raya.

Selain di kota Palangkaraya yang unik dengan aneka obyek wisatanya. Destinasi wisata amat banyak di Kalimantan Tengah, yang amat variatif dan menantang karena Kalimantan Tengah adalah bagian dari Jantung Borneo. George Soros pernah bertandang di kota Palangkaraya dan juga Julia Roberts yang merambah Taman Nasional  Tanjung Putting, Kotawaringin Barat menemui Kera Besar Broneo Orang Hutan (Pongo pygmaeus)  

Kompas.com(the biggest newspaper in Indonesia) menyatakan Selasa, 3 Maret 2015 :

Berdasarkan laman NASA, gerhana matahari total dapat disaksikan di Kepulauan Mentawai (Sumatera Barat), Palembang (Sumatera Selatan), Bangka Belitung, Selat Karimata, Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Palu (Sulawesi Tengah), perairan Laut Maluku, Maluku Utara, dan perairan Laut Halmahera.

Figure 2: Indonesia Place Names and the Eclipse Track Maps & Weather Statistics for the 2016 March 9 Total Solar Eclipse. 2016 March 9 Total Solar Eclipse Indonesia & the Pacific

Tribunnews.com Kamis, 11 Februari 2016 20:52 mengatakan:

"Bengkulu, Palembang, Palangkaraya, dan Palu peluang hujannya paling kecil. Jadi sebaiknya pergi ke sana," kata Yunus Subagyo Swarinoto, peneliti senior bidang klimatologi dari BMKG.

Kompas Siang | 16 Februari 2016 15:52 WIB menyatakan:

Fenomena alam itu akan melewati 12 kota di Indonesia, mulai dari Palembang, Belitung, Balikpapan, Luwuk, Sampit, Palu, Ternate, Bangka Belitung, Palangkaraya, Poso, Halmahera, hingga Mentawai dengan durasi satu hingga tiga menit. Kompetisi GMT menjadi bagian dari kampanye Pesona Indonesia yang dilakukan Kementerian Pariwisata untuk mengajak para wisatawan domestik mengeksplorasi Indonesia sebagai Tanah Air mereka.

Timeanddate.com menyatakan:

….. for cities where at least part of the total eclipse is visible

 §  Palangka Raya, Central Kalimantan, Indonesia

 

Follow the Sun 

The Holiday & Travel Magazine

Ramalan Cuaca Palangka Raya, Weather forecast for Pakangka Raya on March 9, 2016:

Forecasting by Weather Underground.

Forecasting by accuweather.com

Paket Wisata Info Paket Wisata 

Palangkaraya kota terbaik bagi warga Jakarta mengamati Gerhana Matahari Total Maksimum

Sementara itu, cara menarik juga disiapkan oleh Palangkaraya dalam menyambut GMT. Walikota Palangkaraya HM Riban Satia memastikan bahwa Cafe Terapung yang direnovasi oleh Pemkot Palangkaraya akan rampung pada saat Gerhana Matahari Total terjadi di daerahnya.

Citilink Bikin Paket Gerhana Matahari Total, Palangkaraya Siapkan Cafe Apung

Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menawarkan sesuatu yang menarik dalam menyambut GMT. Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia mengatakan, pihaknya akan menyediakan cafe terapung untuk wisatawan yang ingin menyaksikan fenomena GMT.

Ini persiapan Komunitas Jurnalis Fotografi Menyambut Gerhana Matahari

National Geographic: Tari Kolosal Akan Meriahkan Festival Gerhana Matahari di Palangkaraya

Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Indonesia wilayahnya terluas ke-2. Luas 153.564 Km2 atau 1,2 kali Pulau Jawa. Secara geografis Kalteng terletak 111° BT hingga 116° BT dan 0° 45' LU serta 3° 30' LS. Posisi Kalteng ditengah antara seluruh Provinsi Indonesia di Kalimantan.  Administrasi Kalteng Kabupaten 13 buah dan 1 Kota. Hampir semua anak-suku Indonesia ada dan hidup rukun di bumi Kalteng yang di sebut bumi Isen Mulang = Pantang Mundur. Batas Kalteng di utara sabuk pegunungan Muller Schwanner paling tidak 52 bukit dari ketinggian 343 meter Bukit Ancah sampai 2278 meter Bukit Raya. Bukit Batu Tatau 1652 meter paling ujung perbatasan Kalteng - Kaltim. Lahan Kalteng cukup lengkap dari gunung / perbukitan di Utara. Tanah datar, rawa dan payau di Selatan. Wilayah Utara umumnya belum banyak di huni manusia dan alamnya sangat indah.

Orang hutan (great ape) hewan endemik Kalteng. Ada beruang, Burung Rangkong, Landak, Kukang, Buaya, Paus air tawar (nama lokal Tampahas), Trenggiling, Ikan Arwana dan lain-lain. Tari khas Kalteng antara lain Manasai, Kenyah, Giring-Giring, Balian Dadas dengan alat musik gong, kecapi, kenong, suling dan lain-lain.

Panjang Sungai (Km): Barito 900, Kapuas 600, Kahayan 600, Sebangau 200, Katingan 650, Mentaya 400, Seruyan 350, Kumai 175, Arut 250, Lamandau 300, Jelai 200.

Apabila anda melihat dari jendela pesawat ke permukaan daratan Kalteng (Penerbangan Boing Garuda atau Lion Air atau Jakarta - Palangka Raya tersedia setiap hari dengan waktu tempuh 01:30 Menit), anda harus menyibak awan keperakan yang selalu berarak di atas bumi "Isen Mulang". Dari atas sana dengan seksama dan teliti, anda akan melihat garis pantai Provinsi Kalimantan Tengah di Laut Jawa sejauh 750 km yang masih sunyi sepi dan muara sungai-sungai besar seolah kepala ular naga yang tanpa ujung. Ada 11 sungai besar dan ribuan cabang dan anak sungai. Pada saatnya Anda akan menemukan jantung Kalimantan Tengah ibu kota Propinsi Palangka Raya hampir berada di tengah-tengah Pulau Kalimantan.

Kota Palangka Raya adalah kota yang lahir dari suatu grand desain asli Republik Indonesia, yaitu kota ini di bangun oleh prakarsa Presiden RI pertama Bapak Soekarno bersama dengan tokoh-tokoh putera daerah yang diwakili oleh Bapak Tjilik Riwut. Kota yang di bangun oleh beragam tangan kebersamaan anak suku bangsa. Inilah satu-satunya kota pertama yang direncanakan dan di bangun dari tiada. Kota yang dapat dikatakan lahir dari buah tangan di masa-masa awal kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 1957.

Tokoh masyarakat yang turut membidani berdirinya Provinsi Kalimantan Tengah tanggal 23 Mei 1957 menyatakan Kalimantan Tengah adalah Provinsi ke – 17 Republik Indonesia. Pada upacara peresmian ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah saat itu yaitu Kotapraja Otonom Palangka Raya tanggal 17 Juni 1965 itu, Penguasa Kotapraja Palangka Raya, Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah, menyerahkan Anak Kunci Emas (seberat 170 gram) melalui Menteri Dalam Negeri kepada Presiden Republik Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan selubung papan nama Kantor Walikota Kepala Daerah Kotapraja Palangka Raya.

Kota Palangka Raya dapat dikatakan sebagai tonggak sejarah pembangunan kota bagi Indonesia, karena kota ini dilahirkan melalui buah tangan kemerdekaan dari tiada menjadi nyata. Bahwa Bung Karno pernah mencanangkan kota Palangka Raya - Kalimantan Tengah menjadi kandidat ibu kota negara RI bukanlah sesuatu yang naif, melainkan lahir dari pandangan visioner Bapak Bangsa kita ini.

Yang agak "keterlaluan" yaitu pada tahun 1989 - 2000 Gubernur Kalimantan Tengah saat itu, menerima proposal yang berjudul Canopy Canopy Project diajukan oleh konsorsium pengusaha internasional yaitu meminta Kawasan Bukit Tangkiling total dijadikan Pusat Pariwisata Dunia yang paling hebat terunik beserta pembangunan fasilitas seperti bandara internasional dan lain-lainnya. Setelah pengkajian yang cukup lama, pemerintah melalui Gubernur Kalimantan Tengah saat itu menolak proposal tersebut, karena yang paling berat adalah permintaan pengusaha tersebut akan konsesi atas tanah tersebut selama 99 tahun. Yang tersisa dari proyek tersebut adalah resort wisata terbatas Rungan Sari di Jl. Tjilik Riwut Km. 36 Sei Gohong atau 36 km dari Palangkaraya.

Informasi mengenai pariwisata Kalteng berupa peta pariwisata, brosur, leaflet dan lainnya silakan menghubungi kantor Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Provinsi Kalteng. Alamat Jl. Tjilik Riwut Km.5 Palangka Raya Telp. 0536-3231110 atau fax 0536-3231007  hp +6281258204540



Komentar menunjukkan dedikasi kita...

Mari Berpartisipasi


Ikut berpartisipasi dengan mengirimkan artikel maupun berita sangat diharapkan demi kemajuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun sebelumnya Anda harus melakukan login/mendaftar terlebih dahulu sebagai User.

pusbindiklatren