Selamat dan Sukses bagi seluruh Rakyat Kalimantan Tengah

Presiden RI Djoko Widodo Melantik Gubernur Kalimantan Tengah.  1    2    3

 

Sumber foto: Gunawan Wibisono / Okezone.com

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Langsung di Kalimantan Tengah pada 23 Juni 2005 yang menghasilkan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah A. Teras Narang, SH & Ir. Haji Achmad Diran, adalah Pilkada Langsung yang pertama dilakukan untuk tingkat Provinsi di Indonesia sebagai pelaksanaan / berlakunya UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Pelantikan Gubernur & Wakil Gubernur tersebut Tahun 2005 dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden RI di hadapan DPRD dan segenap Undangan / Masyarakat di Palangka Raya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Saat terpilih periode ke 2 (2010) Pemerintahan Provinsi Kalimantan Tengah, Gubernur A. Teras Narang & Wakil Gubernur H. Achmad Diran, dilantik oleh Presiden RI di Istana Negara, Jakarta.

Setelah 2 (dua) periode Gubernur A. Teras Narang & Wakil Gubernur H. Achmad Diran berperan sejak 2005-2015 maka hasil Pilkada Langsung dengan UU Pemerintahan Daerah juga mengalami update / revisi yaitu UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah beserta perubahannya, mengamanatkan Pilkada serentak tahun 2015, dimana di Kalimantan Tengah tertunda dan akhirnya terlaksana 09 Januari 2016.

Dalam periode peralihan tersebut sejak tanggal 05 Agustus 2015 sampai 25 Mei 2016, Provinsi Kalimantan Tengah dipimpin oleh Penjabat Gubernur (Drs. Hadi Prabowo, MM) bertindak selaku Wakil Pemerintah Pusat di daerah untuk mengawal penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Tengah Kalimantan sesuai dengan Dasar Negara dan Konstitusi Republik Indonesia.

Hasil Final Pilkada di Kalimantan Tengah adalah terpilih dan dikukuhkan oleh Mahkamah Konstitusi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah periode 2016-2021 yaitu Bapak Haji Sugianto Sabran dan Bapak Habib H. Said Ismail yang dilantik pada tanggal 25 Mei 2016 (masih dalam suasana perayaan hari jadi Provinsi Kalimantan Tengah 23 Mei 1957) di Istana Negara oleh Bapak Djoko Widodo, Presiden Republik Indonesia.

 

 

 

Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah periode 2016-2021

 

TERKINI RENCANA AGENDA PEMERINTAH PUSAT PELANTIKAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH  KLIK 1 2

 

Most latest update.

LATEST UPDATE, Recana Jadwal Pelatikan Gubernur Kalteng: klik  1    2   3

Current update: tentative rencana pelantikan Gubernur.

NEW UPDATE : Rencana Pelantikan oleh Presiden RI. 

Terbaru !: Rencana Pelantikkan Gubernbur & Wakil Gubernur Kalteng.

 

Saat saya mendapat tugas selaku anggota Desk Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah memantau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tanggal 10 Januari 2016 ke Kabupaten Lamandau bersama teman Dandy dan Djoko, kami sempat kelayapan malam pakai baju kaos cari makan di pinggiran jalan.                                                                                    

Sumber foto borneonews.comKesempatan juga sambil memilih tempat makan, saya tanya tentang kandidat Gubernur dan Wakilnya, ternyata apa yang kami diskusikan dalam sepanjang perjalanan sekitar 600 km dari Palangka Raya bahwa rakyat Kalimantan Tengah akan memilih kandidat akar rumput sejati, menjadi kenyataan. Masyarakat yang kami temui di Lamandau bahkan tak menyebut nama  lain, yang terucap cuma Nama Sugianto Sabran. Kami penasaran! . Ternyata masyarakat akar rumput Kalteng amat membanggakan sosok Sugianto Sabran yang tak punya gelar Doktor dan lain-lain atribut, kecuali titel Haji-nya itu. Namun satu hal bila melihat foto beliau, maka terlihat alis keningnya seperti sayap elang yang sedang mengepak.

Ternyata seperti dugaan kami, Sugianto Sabran itu Simbol kebanggaan mewakili mimpi dari hati tulus yang menjadi nyata dari contoh obsesi masyarakat akar rumput Kalteng yang gigih berjuang sejak masa kecil dengan caranya sendiri membuktikan bahwa banyak jalan mencapai tujuan; bukan hanya karena mampu menapak sisi kedigjayaan status pendidikan semata, namun yang terpenting kehadiran di tengah masyarakat yang nyata mampu mengambil hati rakyat. Lihatlah Biodata Sugianto Sabran.

Dari sebuah kampung di kota Sampit, lahir dan tumbuh dewasa di Kalimantan Tengah dari keluarga teramat sederhana Sugianto Sabran sangat menghormati dan mencintai orang tuanya (Bapak: H. Sabran Afandi Achmad dan Ibu: Hj. Hayanah). Masa kecil Sugianto Sabran tak terlepas dengan alam Kalimantan yang nampaknya membuat beliau tanggap untuk menjadikannya sangat faham tentang tata kelola sumberdaya alam, bahwa sumberdaya alam Kalimantan tidak akan lestari bilamana upaya eksploitasinya terus dilakukan tanpa memikirkan masa depan anak cucu. Maka beliau seterusnya bergiat dalam usaha budidaya tanaman perkebunan yang menandai kesadarannya akan kelestarian sumberdaya alam. Dengan melakukan budidaya tanaman, maka kecenderungan eksploitasi hutan alam dapat amat dikurangi dan perkebunan amat banyak meningkatkan kemampuan petani dalam hal budidaya lahan kebun dan pertanian, dimana terdapat upaya pertanian cropping, ternak dan tanaman keras menjadi satu kesatuan dalam pola budidaya pertanian tersebut.

Meskipun pendidikan beliau tidak sementereng titel banyak orang lainnya, karena antara lain baktinya tidak memaksakan akan kemampuan orang tuanya yang terbatas saat masa pendidikan, namun beliau menyatakan pendidikan beliau amat berguna untuk mendapatkan bekal yang memadai untuk memulai suatu pekerjaan, bagi beliau saat di bangku pendidikan sudah terkuak nalar dan diperoleh pedoman kerja yang akan dilakukan, maka amat penting merealisasikan ide itu dan tidak menunggu harus memperoleh titel. Meski setelah menjadi orang berada, beliau tidak mau mencari titel, namun terus mengembangkan daya intelektualitas leadership dalam mengelola manajerial bisnis dan politik.

Hal ini amat sejalan dengan apa yang dilakukan Bill Gates boss Microsoft Corporation, ketika di tanya “Kenapa Anda berhenti kuliah ?. Apakah Pendidikan tidak penting ?. Jawabnya: Pendidikan amat penting, karena dari pendidikan itulah awal kecelikan manusia, dalam hal ini saya mencari ilmu pengetetahuan melalui pendidikan, saat ilmu pengetahuan itu saya peroleh di bangku pendidikan, saya tak perlu lagi duduk di bangku kuliah sampai tamat, saya keluar untuk mempraktekkannya, sebelum semuanya terlambat karena hanya ingin mengejar titel”.

Karena pengalaman di jerat kemiskinan yang amat berat, maka obsesi beliau tak mau jadi orang miskin ekonomi dan nurani. Kalimantan Tengah yang kaya sumberdaya alam tak menjadikan semua penduduknya kaya. Maka dari itu Sugianto Sabran merasa amat heran, dan terus berusaha mencari jalan pemecahannya, maka beliau akhirnya mendapatkannya dengan mengelola sumberdaya alam secara lebih konsepsional yaitu membuat pola pengusahaan sumberdaya alam berbasis kemampuan rekrut sumberdaya manusia yang handal dan setia dalam kebersamaan mengelolanya. Oleh sebab itu beliau amat dekat dengan karyawan kebun dan sejenisnya yang juga secara tidak langsung amat mendukung dan mendulang simpati komunitas perkebunan dan pengelola suberdaya alam di Kalimantan Tengah khususnya.

Untuk membuat perubahan, maka disadari beliau harus dilakukan dari dunia politik yang menentukan munculnya leader yang memandu parade perubahan besar, maka dunia politik ini ditekuninya, dimana Kepiawaian dan stamina Sugianto Sabran di uji sungguh luar biasa jatuh bangun hampir tak hentinya. Sebagaimana salah satu dari banyak rintangannya terpaut cerita Bambang Wijayanto mantan pemimpin KPK yang pernah menjadi rival politik hukum dalam kasus Pemilihan Bupati Kotawaringin Barat. Meski “kalah” dalam pilkada tersebut, beliau tetap bangkit tegar dan tidak lekang oleh masalah, bahkan mampu tetap eksis di DPR RI dan terus berjuang sampai bertarung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran saat ini dan ke depan menjadi legenda mewakili kebangkitan suku Dayak dan segenap masyarakat Kalimantan Tengah yang selama ini kadangkala dikatakan kurang beradab dan malas berpendidikan rendah dan lainnya cap negatif tanpa dasar yang kuat. Dengan segala keterbatasannya, beliau memenangkan hati rakyat dengan ketulusan sikap dan kesederhanaannya, meski sebelumnya telah melampaui menggapai banyak sukses fenomenal dari orang kebanyakan menjadi sosok legenda baru di Indonesia.

Tentu saja peran Bapak Wakil Gubernur yang lahir di Banjarmasin namun sejak kecil menetap dan berasal dari akar rumput rakyat Kapuas itu juga memberikan andil amat besar menggatang suara rakyat di daerah Kabupaten Kapuas yang memang terbanyak menjadi penentu suara pemilih secara maksimal. Beliau juga amat dekat dengan masyarakat Kalimantan Tengah sejak awal mampu mendapat suara dukungan rakyat sehingga menjadi anggota DPD RI. Lihat Profil Habib H. Said Ismail.

Beliau melihat bahwa kemenangan yang diperoleh adalah hubungan kausal sebab akibat, dimana di dunia ini hukum universal bahwa tiada orang kaya bila tak ada orang miskin. Tiada orang pintar tanpa ada orang bodoh. Tiada orang menangkan lomba bila tiada orang yang kalah. Sebagaimana setelah final Keputusan Mahkamah Konstitusi, kandidat yang kalah dalam kontestasi election Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Tengah,  nampak legawa dan menyampaikan dukungan penuh kepada pemenang Pilkada Provinsi Kalimantan Tengah. Pihak yang kalah telah mengantarkan pihak yang menang, dimana tanpa ada yang kalah, maka tiada pula pemangnya, sehingga pemenang tentu saja amat berterima kasih akan peran pihak yang telah mematrikan kemenangan mereka sebagai sebuah ciri kemanusiaan yang wajar uninversal dan mennujukkan contoh kedewasaan masyarakat Indonesia dalam berdemokrasi yang taat kepada azas dan hukum yang berlaku.

Selamat datang & selamat bertugas Bapak Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran & Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib H. Said Ismail, Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu hadir dan membimbing memandu perjalanan Bapak berdua membawa Visi bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang maju, mandiri dan adil untuk kesejahteraan segenap lapisan masyarakat menuju Kalimantan Tengah BERKAH (Bermartabat, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis).

Governor and Vice Governor of Central Kalimantan Province of Indonesia period 2016-2021

Latest ! : The governor and vice governor Central Kalimantan Province inauguration plan.

When I got an assignment as a member of the Provincial Election Desk Central Kalimantan watching the election of Governor and Vice Governor of Central Kalimantan dated January 10, 2016 to the District Lamandau with friends Dandy and Djoko, we had time to wander evening wear dress shirts find eating at the roadside.

Sumber foto borneonews.comOpportunity also while choosing a place to eat, I asked about the candidate for Governor and his Vice, it turns out what we discussed in a round trip of about 600 km of Palangkaraya in Central Kalimantan that people would vote for candidates of true grass roots, become a reality. The communities we met in Lamandau not even mention the name of another, which is spoken only name Sugianto Sabran. We are curious! , It turned out that people at the grassroots Kalteng very proud figure of Sugianto Sabran who do not have a Doctorate and other attributes, instead his title is Haji. But one thing when looking at his picture, then looks eyebrows forehead like an eagle's wings flapping.

It turned out as we thought, it's Sugianto Sabran pride symbol represents the dream of being a real sincere heart from the example of grassroots Kalteng obsessions are persistent fighting since childhood in his own way to prove that many roads reach the goal; not only because it is able to tread the side dignity in education status alone, but most important to presence in the real life of a real community is capable of taking the people's hearts. Look Biodata Sugianto Sabran.

From a village in the town of Sampit, was born and grew up in Central Kalimantan from families too simple Sugianto Sabran very respectful and loving parents. Sugianto Sabran childhood inseparable nature of Borneo who seems to be making his response to make it very familiar with natural resource governance, that natural resources will not be sustainable if Kalimantan exploitation efforts continue to be made without thinking about the future of our children and grandchildren. So he is so spicy in the cultivation of plantation crops which marks the awareness of conservation of natural resources. By doing cultivation, the tendency of exploitation of natural forests and plantations can be greatly reduced very substantially increase the ability of farmers in terms of land cultivated gardens and farms, where there are efforts to agricultural cropping, livestock and crops into a single entity in the pattern of the agricultural cultivation.

Although education he did not better than title many others, because among other things his devotion not to impose will be the ability of the parents limited the time period of education, but he claimed the education he is very useful to get a provision adequate to starting a job, for his time on the bench of education already revealed the reason and obtained guidance work will be done, so it's important to realize that idea and did not wait to be gained title. Despite having become people were, he would not seek the title, but it continues to develop the intellectual power of managerial leadership in managing the business and politics.

This is very consistent with what the boss of Microsoft Corporation Bill Gates, when the question "Why did you quit school?. Is not education important?. The answer: Education is very important, because of the education that is beginning to build man, in this case I seek science and knowledge through education, when such knowledge I acquired in school education, I no longer need to sit in college until graduation, I went out to practice, before it's too late because it wants to pursue the title".

Because of the experience in a poverty trap which is very heavy, so he did not want to be the obsession of the poor economy and the poor soul. Kalimantan rich natural resources do not make all the wealthy inhabitants. Therefore Sugianto Sabran feel very surprised, and kept trying to find a way to solve, so he finally got to manage natural resources in a more conceptual that create patterns based natural resource exploitation recruit human resource capabilities that are reliable and faithful in managing togetherness. Therefore, he is very close to the plantation workers and the like are also indirectly extremely supportive and gain sympathy and manager of the plantation community in Central Kalimantan natural resources particular.

To make the change, then he has realized that he had to do it from the world of politics that determines the emergence of a leader who guides the parade of great change, then politics is practiced, where Expertise and stamina Sabran Sugianto in exceptional test really fall up almost endlessly , As one of the many obstacles adrift stories Bambang Wijayanto former KPK leader who had been a political rival of law in the case of Regent Selection Kotawaringin West. Although the "lost" in the election, he still Stood rigid and not cracked the problem, even Able to still exist in the House of Representatives and continue to fight until the fight in the election of Governor and Vice Governor of Central Kalimantan.

Central Kalimantan Governor H. Sugianto Sabran today and in the future become a legend representing the resurrection Dayak and all the people of Central Kalimantan, which has been sometimes said to be less civilized and less educated and more lazy negative stamp without a solid foundation. With all its limitations, he won the hearts of the people with an attitude of sincerity and simplicity, although previously been beyond the reach many of the most phenomenal success into a new legend figure in Indonesia.

Of course the role of the Vice Governor, who was born in Banjarmasin but has since settled small and comes from the grassroots people of Kapuas it also contributed enormous raising voice of the people in the district of Kapuas is indeed a decisive majority of voters to the fullest. He is also very close to the people of Central Kalimantan since the beginning able to get the votes of the people to become members of the DPD (Senate). View Profile Habib H. Said Ismail.

He saw that the victory obtained is a causal relationship of cause and effect, where in the world is a universal law that no rich man when there is no poor people. There is no smart people with no fools. There is no one wins the race when there is no loser. As after the final Decision of the Constitutional Court, the candidate who lost the election contestation Provincial Head of Central Kalimantan province, appears sportive and expressed full support to the winner of the elections Central Kalimantan province. The losing party has led the winning side, where with nothing to lose, so there were not also a winner, so the winner of course very grateful for the role of those who have painted their victory as a trait of humanity reasonable uninversal and shows an example of the maturity of Indonesia in a democracy obedient to the principles and applicable law.

Welcome and congratulations on duty the Governor of Central Kalimantan H. Sugianto Sabran & Vice Governor of Central Kalimantan Habib H. Said Ismail, May God Almighty is always present and guiding the journey guide you both bring a vision for the people of Central Kalimantan advanced, independent and fair to the welfare of all sections of society towards Central Kalimantan BERKAH (Dignity, Religious, Strong, trustful and Harmony).

 

 

 



  selamat pak by sunggul @ Maret, 21 2016 16:36 [balas komentar] [lapor]

Selamat pak Gubernur

  Smoga sukses by gemscool @ April, 05 2016 17:48 [balas komentar] [lapor]

smoga menjadi periode yang baik dan lancar dalam membangun kota kita tercinta pak , salam hangat kata ucapan ramadhan

  Harga Motor by Ananta @ Juni, 03 2016 17:46 [balas komentar] [lapor]

Semoga makin sukses Harga Motor Terbaru 2016

  Rangkaian Nama Bayi Islami by Ananta @ Juni, 06 2016 21:07 [balas komentar] [lapor]

Semoga bisa bermanfaat, Terima kasih informasiya... Kumpulan Nama Bayi

  Maxxis by ratna @ Agustus, 10 2016 10:50 [balas komentar] [lapor]
  Biodata Artis by ratna @ Agustus, 10 2016 10:54 [balas komentar] [lapor]
  semoga menjadi pemimpin yang amanah by adirakreditmobil @ Agustus, 21 2016 10:39 [balas komentar] [lapor]

selamat kepada bapak gubernur dan wakil gubernur yang terpilih untuk periode ini, semoga bisa menjadi pemimpin yang amanah dan bisa mensejahterakan masyarakat

kredit mobil bekas


Pilih Halaman : ( 1 ) | 2 |

Mari Berpartisipasi


Ikut berpartisipasi dengan mengirimkan artikel maupun berita sangat diharapkan demi kemajuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun sebelumnya Anda harus melakukan login/mendaftar terlebih dahulu sebagai User.

pusbindiklatren