JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan memberikan penghargaan kepada 17 gubernur yang dinilai berhasil membina perusahaan dalam menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja. Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili Wakil Gubernur Habib Said Ismail menjadi salah satu penerima Penghargaan K3 Tahun 2017 pada acara penganugerahan yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (19/7) malam. Penghargaan secara langsung diserahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI M. Hanif Dhakhiri.

Terkait keberhasilan ini, Wakil Gubernur Habib Said Ismail mengaku bangga dan menyampaikan rasa syukurnya karena Kalteng kembali menerima penghargaan K3 dari Menteri Ketenagakerjaan. “Alhamdulillah, malam ini, 19 Juli 2017, kembali Kalteng mendapat penghargaan K3 dari Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta,” kata Wagub.
 
 
Selain penghargaan untuk kategori Pembina K3, Kementerian Ketenagakerjaan juga memberikan penghargaan untuk kategori Zero Accident (Nihil Kecelakaan Kerja), SMK3, Program Pencegahan dan Penaggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja, dan Pemerhati P2 HIV/AIDS di Tempat Kerja. Penghargaan tersebut diberikan setiap tahun kepada gubernur, perusahaan, dan pemerhati K3 secara nasional sebagai bagian pelaksanaan Bulan K3 Nasional pada 12 Januari hingga 12 Februari.
Ke-17 gubernur yang menerima Penghargaan Pembina K3, yakni Gubernur Kalimantan Tengah, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Jambi, Gubernur Bali, Gubernur Lampung, Gubernur Riau, Gubernur Nangroe Aceh Darussalam, dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sementara itu, penghargaan untuk kategori Zero Accident diberikan kepada 900 perusahaan, penghargaan untuk kategori SMK3 diberikan kepada 1.220 perusahaan, serta penghargaan untuk kategori Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja diberikan kepada 102 perusahaan.
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengingatkan pemerintah daerah dan industri agar mengutamakan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. “Salah satu indikator dalam pembangunan ketenagakerjaan adalah peningkatan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja,” kata Menaker.
Lebih lanjut Menaker mengungkapkan bahwa jumlah kecelakaan kerja sepanjang tahun 2016 turun 4,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Data BPJS Ketenagakerjaan tahun 2016 mencatat kecelakaan kerja sebanyak 105.182 kasus, sedangkan kecelakaan kerja tahun 2015 tercatat sebanyak 110.285 kasus.
 

Sumber : Bidang Layanan E-Government Diskominfosantik Prov. Kalteng,  Biro Protokol dan Komunikasi Publik Kalteng

 



  selamat by adelia75 @ July, 29 2017 20:55 [balas komentar] [lapor]

selamat atas penghargaannya kami sebagai warga kalteng ikut senang dan kami tahu informasi ini dari streaming tv one

  as by caragratis @ October, 16 2017 22:30 [balas komentar] [lapor]

terimakasih sangat bermanfaat bagi kami, kuota gratis

Mari Berpartisipasi


Ikut berpartisipasi dengan mengirimkan artikel maupun berita sangat diharapkan demi kemajuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun sebelumnya Anda harus melakukan login/mendaftar terlebih dahulu sebagai User.

pusbindiklatren