PALANGKA RAYA – Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (PANGKOOPSAU) II Marsda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika, M.S.S. beserta Ketua Persatuan Istri Prajurit (PIA) Ardhya Garini Daerah Koopsau II Ny. Tantri Yadi Indrayadi Sutanandika dan para pejabat Koopsau II mengadakan kunjungan kerja ke empat Lanud Jajaran Koopsau II di wilayah Kalimantan pada 24-26 September 2017. Keempat Lanud tersebut, meliputi Lanud Iskandar, Lanud Samsudin Noor, Lanud Balikpapan, dan Lanud Tarakan. Di Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Pangkoopsau II meresmikan Gedung Mako Baru dan melakukan penanaman pohon di area Mako.

 

Kedatangan mantan Staf Ahli TNI Bidang Ekonomi dan Perdagangan Markas Komando Operasi TNI AU Makassar ini ke Kalimantan Tengah juga disambut secara langsung oleh Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dalam acara Ramah Tamah dan Jamuan Santap Malam di Istana Isen Mulang, Minggu (24/9) malam. Tampak hadir dalam acara tersebut, antara lain Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arm Naudi Nurdika, Kapolda Kalteng Brigjen Anang Revandoko, Plt. Sekda Kalteng H. Mugeni, dan sejumlah Kepala SOPD Provinsi Kalteng.

 

 

 

 

Pangkoopsau kelahiran Tasikmalaya ini mengakui kunjungannya merupakan kunjungan biasa atau kunjungan rutin ke sejumlah daerah di wilayah Timur. Lulusan pendidikan militer tahun 1986 yang beristrikan orang Solo ini berharap Indonesia saat dan yang akan datang lebih mencintai negara dan mencintai TNI, karena TNI adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. "Tidak hanya cinta tanah air, tetapi cinta tanah air dan udara," katanya.

Terkait hibah lahan dari pemerintah daerah Kalteng, TNI AU mendapatkan hibah lahan seluas 6000 hektare. Dengan hibah ini diharapkan dapat menunjang kelengkapan TNI AU di Bumi Tambun Bungai.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Kalteng menjelaskan kondisi geografis dan demografi Kalteng, sumber daya alam yang kaya, serta kekayaan alam yang masih dikuasai sekelompok orang. Menurutnya, pengelolaannya kurang optimal, sehingga tidak bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat. “Masalahnya tata ruang Kalteng tidak sesuai dengan rencana pengembangan ekonomi Kalteng. Antara pusat dan Kalteng tidak nyambung. Ketimpangan akan berakhir jika ibukota pindah ke Kalteng. Lahan yang disiapkan untuk ibukota 300-500 hektare,” jelas Gubernur.

 

Di sela-sela acara yang dimeriahkan oleh persembahan lagu Plt. Sekda Mugeni dan beberapa Kepala SOPD ini juga dilakukan pertukaran cinderamata antara Gubernur dan Pangkoopsau II. Pada kesempatan kali ini, Gubernur menerima miniatur pesawat jenis Sukoi dari Pangkoopsau II.

 

Sumber : Bidang Layanan E-Government Diskominfosantik Prov. Kalteng,  Biro Protokol, Komunikasi Publik Kalteng

 



  jawab by tamara @ October, 05 2017 04:15 [balas komentar] [lapor]

 sehingga tidak bisa dirasakan secara langsung streaming tv one

  malam by gotra @ October, 05 2017 22:19 [balas komentar] [lapor]

Semoga sekarang pengelolaannya lebih optimal .. Tiket Pesawat

  kunjungan umum by adin @ October, 13 2017 12:45 [balas komentar] [lapor]

kunjungan umum atau kunjungan teratur ke beberapa daerah di lokasi Timur. Lulusan pendidikan militer th. 1986 yang beristrikan orang Solo ini mengharapkan Indonesia waktu serta mendatang lebih menyukai negara serta menyukai TNI, harga tv led

  Menerima by Sifa @ October, 15 2017 12:44 [balas komentar] [lapor]

Gubernur menerima miniatur pesawat jenis Sukoi dari Pangkoopsau II. doa qunut shubuh

Mari Berpartisipasi


Ikut berpartisipasi dengan mengirimkan artikel maupun berita sangat diharapkan demi kemajuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Namun sebelumnya Anda harus melakukan login/mendaftar terlebih dahulu sebagai User.

pusbindiklatren