Sekda Provinsi Kalteng Kunjungi Gedung Smart Province

PALANGKA RAYA - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fahrizal Fitri, S.Hut., M.P berkunjung ke Gedung Smart Province yang terletak di Jalan Tjilik Riwut KM 3,5 Palangka Raya, Jumat (1/2/2019).

Kedatangan Sekda yang didampingi oleh Inspektur Provinsi Kalteng Drs. H. Sapto Nugroho H.W, MM. Kepala Badan Kepegawaian Daerah H.M. Katma F. Dirun, SE, MM. dan Kasat. Pol PP , Drs.Baru disambut langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Prov. Kalteng, Ir. Herson B Aden, M.Si beserta staf dan jajarannya.

(Baca Juga : Rakortek Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Kalteng Tahun 2019 Resmi Dibuka)

Kunjungan Sekda  ke Gedung Smart Province bertujuan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan dan pembenahan berbagai fasilitas infrastruktur IT yang masih dalam tahap pengerjaan. Rencananya gedung ini akan mempunyai fasilitas Data Center, Command Center, Video Conference dan Pusat Layanan Informasi Publik.

Sebagian ruangan di dalam gedung saat ini sudah ada yg difungsikan untuk Command Center dan Data Center yang digunakan untuk penyimpanan data, monitoring atau melihat perkembangan kinerja OPD melalui aplikasi dashboard pembangunan kalteng , pemantauan bank data Kalteng ,  CCTV terpusat yang sudah terpasang di beberapa wilayah se Kalimantan Tengah dan memberikan Layanan Informasi Publik online melalui PPID Utama yang berada di Diskominfo Prov. Kalteng.

“Nantinya tidak hanya operator yang melakukan pemantauan disini, suatu saat secara periodik, seluruh kepala OPD atau Pimpinan Daerah bisa melakukan pemantauan kondisi situasional di Kabupaten/Kota" Kata Fahrizal Fitri dalam kunjungan perdananya ke Gedung Smart Province.

Sekda Prov. Kalteng ini berpesan, di era digital, penting untuk beradaptasi dengan semua bentuk digital, dan diharapkan para pegawai nantinya terus berinovasi dengan perangkat digital untuk menunjang pelayanan publik yang lebih maksimal. 

Gedung Smart Province yang dalam desainnya bernuansa etnik dayak pada beberapa bagian sekaligus modern karena akan menjadi ruang canggih dalam aplikasi dan sistem informasi ini mulai dibangun tahun 2018, ditargetkan selesai dalam dua tahun anggaran sampai dengan 2019, namun karena keterbatasan anggaran hanya masih terpenuhi dua puluh persen sampai saat ini dari rencana total bangunan dan peralatan yang diperlukan.

"Gedung Smart Province ini selain memang kebutuhan pengawasan fisik sarana prasarana negara juga pengawasan secara sistem, dan dalam manajemen modern, ini sebuah kebutuhan, terkoneksi dalam satu sistem, ya istilahnya pusat data dan pusat komando, makanya dinamakan command center" Jelas, Herson B. Aden.

Walau masih belum selesai pembangunan, Gedung dua lantai di lahan yang nantinya akan menjadi kantor baru Dinas Kominfo Prov. Kalteng ini sudah terlihat aktivitas monitoring CCTV di beberapa Kota kabupaten, diantaranya, Pangkalan Bun, Muara Teweh, Sampit, Kapuas dan Kota Palangka Raya.

Diharapkan jika selesai pembangunannya nanti, Gedung Smart Province akan menjadi kebanggan tersendiri, Kalimantan Tengah memiliki sebuah sarana monitoring satu pintu, pusat data di satu lokasi yang dapat menunjang pimpinan dalam pengambilan kebijakan dari sumber data yang bisa lebih efisien diperoleh, selain menjadi motivasi untuk kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah untuk membangun smart city di kota masing-masing.

 

Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng

Kepala Daerah