Gubernur Sambut Baik Dilaksanakannya Sosialisasi Analisa Standar Belanja dan E-Budgeting

PALANGKA RAYA - Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) H. Sugianto Sabran yang diwakili Plh. Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Drs. H. Sapto Nugroho Handono Wareh., MM dalam sambutannya menyampaikan, atas nama pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyambut baik dilaksanakannya Sosialisasi Analisa Standar Belanja dan E-Budgeting, dan kepada para Kepala Dinas, Kepala Badan, Inspektur dan Kepala Biro beserta jajaran lingkup Pemerlntah Provinsi Kalimantan Tengah. kehadiran saudara-saudara sangat strategis sebagai langkah awal menyusun APBD Tahun Anggaran 2020.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa pengelolaan keuangan daerah akan mengalaml perubahan yang cukup signifikan setelah ditetapkannya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, terutama berkaitan dengan pelaksanaan urusan pemerintahan dan organisasi perangkat daerah yang berpengaruh terhadap pembagian kewenangan antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

(Baca Juga : Paslon Diimbau Konsisten dengan Pernyataan Siap Menang Siap Kalah )

Namun kita yakin bahwa perubahan kebijakan di bidang urusan pemerintahan dan organisasi perangkat daerah akan membawa dampak pada pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan, lebih efisien dan lebih dapat dipertanggungjawabkan, sebagaimana tertuang dalam Dalam UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Analisa Standar Belanja dan E-Budgetingmerupakan alat bantu proses pengelolaan keuangan daerah yang dimulai dari tahapan perencanaan penganggaran hingga pertanggungjawaban anggaran yang berpedoman pada peraturan perundangundangan yang berlaku guna meningkatkan kualitas belanja dan akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah serta menjaga pengendalian dan konsistensi perencanaan dan penganggaran

Ada pun Keunggulan dari Analisa Standar Belanja dan E-Budgeting tersebut dapat diintegrasikan dengan sistem yang ada di daerah antara Iain Sistem Perencanaan Daerah (e-Planning) dan Sistem Perencanaan Barang Daerah (e-Reporting), serta Menyimpan catatan proses yang dilakukan oleh user (Log File/History) yang terdapat dalam menu pembahasan rancangan KUAPPAS antara OPD dengan TAPD dan TAPD dengan DPRD, serta pembahasan rancangan APBD antara OPD dengan TAPD dan TAPD dengan DPRD secara elektronik sebagai upaya Pencegahan korupsi agar menjaga konsistensi antara perencanaan dan penganggaran. Kemudian poin terakhir dan terpenting dalam sambutan ini adalah : Kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah dl Ungkungan Pemerlntah Provlnsl Kalimantan Tengah, mengingat bahwa sampal saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menyusun Analisa Standar Belanja sebanyak 44 ASE maka diharapkan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk mengingatkan kepada jajaranya untuk wajib menerapkan ASB tersebut dalam penyusunan anggaran. dan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten/kota se Kalimantan Tengah mengingat pentingnya ASB dan E Budgeting ini maka diharapkan agar segera menerapkan ASB dan aplikasi E Budgeting ini di Kabupaten/Kota masing-masing.

Saya mengajak para peserta untuk memanfaatkan pertemuan yang penting ini untuk menggali dan memahami haI-hal terkait dengan masalah Analisa Standar Belanja dan E-Budgeting. Khusus kepada pihak pembicara/ nara sumber dari Kementerian Dalam Negeri dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada Yogyakarta, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggitingginya atas upaya dan kerjasama yang telah dilakukan sehingga acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan.

Sosialisasi Analisis Standar Belanja dan E-Budgeting Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Tahun 2019, bertempat di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (10/4). (ARP/Foto:ASEP)

 

Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng

Kepala Daerah