Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 15 Miliar Lebih Dimusnahkan

PALANGKA RAYA – Bersama Kapolda Kalteng Brigjend Pol Anang Revandoko, Kepala Kejati Palangka Raya Adi Sutanto, Kepala BPOM Palangka Raya Trikoranti Mustikawati, dan sejumlah unsur Forkompinda Kalteng, Plt. Sekda Kalteng Fahrizal Fitri turut ambil bagian dalam pemusnahan barang bukti berupa obat-obatan terlarang dan Narkotika jenis shabu di halaman Direktorat Narkoba Polda Kalteng, Selasa (20/3). Dalam kegiatan yang digelar Polda Kalteng tersebut, dimusnahkan barang bukti yang terdiri dari 3.819.707 butir pil carnophen atau zenith senilai Rp 15 miliar dan 643,68 gram shabu senilai Rp 1,287 miliar dengan cara dibakar dan diblender.

Barang bukti tersebut diamankan dalam operasi yang dilakukan selama selama tiga, yakni dari Desember 2017 hingga Februari 2018, di enam lokasi berbeda, yakni tiga di Kotawaringin Timur dan tiga lainnya di Palangka Raya. Sementara delapan tersangka yang kini telah ditahan, yakni Iwan Hermawan, Ujang Husein, Cecep, Yunila Lina, Fernando, Jumardi Prasteya, Amin, Zulkilfli, dan Muhammad Hadriyani. Persidangan sendiri akan dilakukan di Kejaksaan Sampit dan Palangka Raya dengan ancaman terberat untuk Narkoba adalah hukuman mati.

(Baca Juga : Kegiatan Training Of Trainer (TOT) Aplikasi Sistem Informasi Izin Kapal Daerah (SIMKADA))

Kapolda menjelaskan, dengan diamankannya barang bukti tersebut, paling tidak sebanyak enam ribu orang selamat dari penyalahgunaan shabu dan 760 ribu orang lainnya selamat dari penyalahgunaan carnophen atau zenith yang mengandung paracetamol, caresoprodol, dan cofein (PCC). Selain itu, menurut Kapolda, tangkapan tersebut merupakan yang terbesar hingga saat ini di Bumi Tambun Bungai. “Tangkapan tersebut adalah tangkapan terbesar kami selama ini. Kasusnya saat ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan tinggi untuk proses lebih lanjut," katanya.

Kepala Daerah