Gubernur Tinjau Infrasturtur di Kecamatan Kolam

PANGKALAN BUN – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengunjungi Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Senin (26/2). Didampingi Bupati Kotawaringin Baru Hj. Nurhidayah, Pejabat Dinas Pendidikan Kalteng, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kalteng, Kepala BPBD Kalteng, dan Kepala Dinas PUPR Kobar, Gubernur mengunjungi SMKN 1 Kolam, meninjau jalan provinsi penghubung Pangkalan Bun—Kolam, Kolam—Riam Durian, dan Kolam—Sukamara, serta menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Kiai Gede.

Dalam kunjungannya ke SMKN 1 Kolam, Gubernur meminta perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Kecamatan Kolam, seperti PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA), untuk menyalurkan dana CSR-nya kepada sekolah yang diketahui masih kekurangan komputer dan sembilan ruang belajar ini. “Saya harap BGA bisa bantu 25 unit komputer untuk sekolah ini dalam rangka ikut membangun daerah,” kata Gubernur kepada perwakilan PT BGA yang turut serta dalam rombongan.

(Baca Juga : Paslon Diimbau Konsisten dengan Pernyataan Siap Menang Siap Kalah )

Selanjutnya kepada pihak sekolah, Gubernur meminta agar keindahan lingkungan sekolah diperhatikan dengan menggalakkan penghijauan. “Saya minta semua sekolah di Kalteng memperhatikan penghijauan agar indah dipandang mata dan anak-anak jadi semangat belajar,” imbuhnya.

Terkait hal itu, Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Kalteng A. Syaifudi menjelaskan, permintaan Gubernur agar pihak sekolah memperhatikan penghijauan tersebut telah tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Kalteng kepada SMA dan SMK se-Kalteng.

Selain soal keindahan sekolah, Syaifudi menambahkan, Gubernur juga memperhatikan sarana dan prasarana sekolah hingga persiapan menuju Ujian Nasional (UN) di mana tahun ini semua SMA dan SMK diharapkan bisa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 600 unit komputer yang akan didistribusikan ke seluruh Kalteng. Adapun jumlah siswa se-Kalteng yang akan mengikuti UNBK sebanyak 17.445 orang yang tersebar di 239 sekolah.

Berkaitan dengan sarana dan prasarana sekolah, Kepala SMKN 1 Kolam Wiwi Widyawati meminta bantuan untuk pembangunan pagar sekolah dan asrama pelajar mengingat saat ini sekolah hanya asrama putra. Menanggapi hal tersebut, Gubernur berjanji akan menganggarkannya pada 2019 mendatang.

Sementara itu, di sela meninjau jalan provinsi di Pangkalan Bun, Gubernur menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Kiai Gede. Pada kesempatan tersebut, Gubernur meminta pengurus dan Pemkab Kobar agar memperluas area makam serta membuat biografi dan silsilah ulama dalam rangka menjadikan Kolam sebagai daerah dan destinasi wisata religi.

Menanggapi hal itu, Bupati Kobar mengungkapkan bahwa pihaknya telah memasukan program pembenahan makam dan Masjid Kiai Gede. Pihaknya juga terlibat dalam pelaksanaan haul akbar Kiai Gede ke-10 pada 17 Maret mendatang. Sedangkan Ketua Panitia haul akbar Kiai Gede H. Napis akan menindaklanjuti saran Gubernur dengan mencari referensi untuk membuat sejarah singkat Kiai Gede. Menurutnya, pihak pengurus makam untuk sementara belum membuat sejarah Kiai Gede karena saat ini terdapat tiga versi sejarah mengenai Kiai Gede yang beredar di masyarakat, yakni versi dari jurait Kesultanan Kutaringin, versi dari para ulama, dan versi dari Jawa. Ketiga versi tersebut akan dikonfirmasi terlebih dahulu.

Kepala Daerah