Kuliah Umum Geopolitik Global, Lisda Arriyana Tekankan Pentingnya Wawasan Generasi Muda
Palangka Raya – Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah Lisda Arriyana menekankan pentingnya pemahaman terhadap geopolitik global bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk melihat bagaimana perubahan dunia dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari ekonomi, pendidikan, teknologi, ketahanan pangan dan energi, hingga pembangunan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Lisda saat menghadiri kuliah umum bertema “Indonesia dalam Konstelasi Geopolitik Global Pasca Perang Dingin” yang menghadirkan Kepala Bagian Acara Biro Protokol Sekretariat Presiden, Mujaddid Akbar, sebagai narasumber. Kegiatan yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya tersebut berlangsung di Gedung Hasupa UIN Palangka Raya, Kompleks Islamic Centre, Palangka Raya, Rabu (16/9/2026).
Baca juga : Pemprov Kalteng Matangkan Persiapan Kunjungan Menteri Hukum Indonesia dan Peresmian Posbakum Desa/Kelurahan(Baca Juga : Dinas Sosial Prov. Kalteng Gelar Kegiatan Penguatan Informasi dan Mitigasi Bencana Tahun 2022)
“Pemahaman terhadap geopolitik bukan hanya menjadi urusan para diplomat, pemerintah, atau pengambil kebijakan. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa juga perlu memahami bagaimana perubahan dunia dapat memengaruhi kehidupan kita,” ujar Lisda.
Menurutnya, berakhirnya Perang Dingin tidak serta-merta mengakhiri persaingan dan tarik-menarik kepentingan antarnegara. Dunia terus mengalami perubahan dengan munculnya berbagai kekuatan baru, persaingan ekonomi dan teknologi, konflik di berbagai kawasan, serta tantangan global yang semakin kompleks.
Dalam situasi tersebut, Indonesia memiliki posisi yang strategis. Sebagai negara besar yang berada di persilangan dua benua dan dua samudra, Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari dinamika geopolitik global, tetapi juga memiliki kepentingan dan peran dalam menjaga stabilitas kawasan serta perdamaian dunia.
“Indonesia dalam Konstelasi Geopolitik Global Pasca Perang Dingin merupakan tema yang sangat penting untuk kita pahami bersama,” tuturnya.
Lisda menambahkan, dinamika global juga memiliki keterkaitan yang semakin nyata bagi Kalimantan Tengah. Potensi sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, investasi, hilirisasi, ketahanan pangan, hingga pengembangan sumber daya manusia tidak dapat dilepaskan dari perubahan ekonomi dan geopolitik dunia.
Menurutnya, kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai ruang lahirnya pemikiran, gagasan, dan sumber daya manusia yang mampu membaca perubahan zaman.
“Oleh karena itu, saya berharap melalui kuliah umum ini, para mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga terdorong untuk melihat Indonesia dan dunia dengan perspektif yang lebih luas, kritis, objektif, serta tetap berpijak pada kepentingan nasional dan nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir mengatakan bahwa pemahaman mengenai geopolitik tidak hanya berkaitan dengan peperangan secara langsung, tetapi juga mencakup berbagai bentuk persaingan dan kepentingan yang berkembang di dunia.
Menurutnya, persoalan global saat ini semakin kompleks dan mencakup berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, pertahanan, teknologi, serta kepentingan antarnegara.
“Perang dingin bukan hanya berbicara mengenai rudal atau roket, tetapi juga mengenai berbagai bentuk persaingan dan kepentingan yang berkembang di dunia,” jelasnya.
Ia mencontohkan kondisi ekonomi dan nilai tukar mata uang suatu negara sebagai salah satu persoalan yang dapat dikaji dalam konteks ekonomi internasional. Menurutnya, berbagai dinamika tersebut penting dipahami untuk melihat keterkaitan antara kondisi suatu negara dengan perkembangan global.
“Wawasan global harus diketahui dan dipahami bersama, terutama oleh insan cendekia seperti kita semua,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa dapat mengikuti kuliah umum tersebut dengan baik sehingga memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan global, tidak hanya dari aspek ekonomi, tetapi juga politik, pertahanan, teknologi, dan berbagai kepentingan lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, serta civitas akademika UIN Palangka Raya. (IAQ/Foto: Fry)
Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng
Admin Web