Gubernur Berharap Interaksi Masyarakat dan Kepala Daerah Terjalin Baik

PURUK CAHU – Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran menghadiri Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong (BBGRM) Ke-15, Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKGPKK) Ke-46, dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-25 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018 di Desa Muara Jaan, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (7/4). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati se-Kalteng, serta Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Murung Raya.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan Pencanangan BBGRM untuk mendorong dan meningkatkan budaya gotong royong. Untuk itu, Gubernur berharap interaksi masyarakat dengan kepala daerah tetap terjalin dengan baik. “Momen ini jadi kegiatan untuk terus meningkatkan peran aktif masyarakat dan melestarikan budaya gotong royong. Harapan saya kegiatan ini bukan hanya jadi rutinitas, tapi juga jadi wadah untuk saling berinteraksi dengan baik,” katanya.

(Baca Juga : Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Selesaikan Pertikaian Politik)

Menurut Gubernur, dengan hubungan masyarakat dan pemerintah terjalin dengan baik, semua permasalahan yang dihadapi akan mudah terpecahkan. Ditegaskannya, kegiatan ini pada akhirnya dapat melestarikan nilai gotong royong masyarakat serta menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan atau taraf hidup keluarga, lingkungan, dan daerahnya menuju Kalteng Berkah.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur meminta anggaran dana untuk Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di masing-masing kabupaten dan kota diperbesar, yakni minimal Rp 2 miliar setiap tahunnya. Gubernur menjelaskan, dana tersebut tidak digunakan oleh pengurus untuk studi banding ke luar daerah, tetapi untuk pengembangan ekonomi kreatif desa di setiap kecamatan, seperti kerajinan anyaman dan produk ekonomi kreatif lainnya. “Kualitas kerajinan di Kalteng masih kasar, sehingga perlu diberikan bantuan alat dan peningkatan sumber daya manusia agar bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Terkait dengan masih beroperasinya perusahaan pertambangan, PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), di Murung Raya, Gubernur meminta agar masyarakat tidak dibenturkan dengan aparat keamanan jika ada permasalahan antara masyarakat dengan perusahaan karena aparat keamanan adalah bagian dari masyarakat.

Kepala Daerah