Berkantor di Barut, Gubernur Tinjau Infrastruktur dan Pimpin Apel Persiapan Pilkada

MUARA TEWEH – Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran berkantor di Kabupaten Barito Utara selama 2 hari, yakni 9-10 April 2018, didampingi istri, Ibu Ivo Sugianto Sabran. Dalam kunjungan kerjanya di Barut, Gubernur meninjau infrastruktur pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sumber daya alam. Gubernur juga menggelar pertemuan dengan unsur Forkopimda, jajaran Pemkab, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi wanita dan pemuda. Selain itu, Gubernur manghadiri Apel Siaga Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.

Kedatangan Gubernur dan rombongan menggunakan helikopter di Bandara Beringin Muara Teweh antara lain disambut oleh Pjs. Bupati Barut Sapto Nugroho, Ketua DPRD Barut Set Enus Y. Mebas, Wakil Ketua II DPRD Barut Acep Tion, Sekda Barut Jainal Abidin, Kapolres Barut AKBP Dostan Matheus Siregar, dan Kasdim 1013 Muara Teweh Mayor Inf. Reynold S.H. Tamba.

(Baca Juga : Kementerian Sosial Dukung Penutupan Tiga Lokalisasi di Kalteng)

Sejumlah infrastruktur dan proyek yang ditinjau Gubernur Senin (9/4). Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, jembatan penyeberangan Muara Teweh–Kelurahan Jingah, Water Front City, Islamic Center di Kelurahan Jingah, dan Stadion Swakarya Muara Teweh. "Melalui peninjauan ini nantinya akan ada kebijakan khusus atau dukungan untuk Kabupaten Barito Utara. Dukungan tersebut antara lain berupa penambahan dana dari Pemerintah Provinsi,” jelasnya.

Saat meninjau RSUD Muara Teweh, meminta rumah sakit memberikan pelayanan yang baik, terlebih RSUD Muara Teweh merupakan rumah sakit rujukan Barito Utara.

Pada kesempatan tersebut, selain meninjau pelayanan kesehatan di RSUD Muara Teweh, Gubernur juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan pasien, termasuk pasien yang berada di ruang ICU.

Sementara itu, saat memimpin Apel Siaga Pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Halaman Kantor Bupati Barito Utara, Selasa (10/4), Gubernur memaparkan, Provinsi Kalteng pada tahun 2018 ini menyelenggarakan Pilkada serentak di 10 kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, dan Kota Palangka Raya.

Menurut Gubernur, untuk menciptakan suasana Pilkada yang kondusif, diperlukan dukungan berbagai pihak, meliputi penyelenggara Pilkada, pemerintah daerah, pihak keamanan seperti TNI, Polri, Satpol PP, dan Linmas, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Terkait partisipasi pemilih, Gubernur mengatakan bahwa memilih pemimpin adalah suatu kewajiban bagi masyarakat. Untuk itu, Gubernur mengajak masyarakat untuk mengikuti pemilihan dan memilih sesuai hati nurani agar benar-benar menghasilkan pimpinan daerah yang berkulaitas. “Mari kita menentukan pilihan berdasarkan hati nurani. Pemilihan kepala daerah harus dapat berlangsung dalam suasana damai dan kondusif serta bermartabat dan demokratis agar dapat menghasilkan pimpinan daerah yang berkualitas,” kata Gubernur seraya menambahkan bahwa sosialisasi Pilkada perlu dilakukan untuk menaikkan angka partisipasi pemilih.

Pilkada di Kabupaten Barut sendiri, diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Nadalsyah-Sugianto Panala Putra dengan nomor urut 1 dan Taufik Nugraha-Ompie Herby dengan nomor urut 2. Kedua pasangan calon ini turut serta dalam pembacaan deklarasi damai Pilkada 2018 serta berkomitmen untuk siap menang dan siap kalah dalam apel persiapan pesta demokrasi di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

Kepala Daerah