You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

Plt. Gubernur Kalteng Hadiri Ratas Dengan Menteri Perhubungan RI

  • 12 Oktober 2020 15:19
  • Dibagikan oleh Layanan E-Government
  • Dibaca 51 kali.

Palangka Raya – Plt. Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Habib Ismail Bin Yahya menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) dengan Menteri Perhubungan Republik Indonesia (RI) Budi Karya Sumadi secara virtual melalui video conference dari Aula Eka Hapakat, Lt. III kantor Gubernur Kalteng, Senin (10/10/2020). Ratas kali ini membahas tentang rencana outlet transportasi untuk mendukung lumbung pangan Nasional (Food Estate) di Kalteng.

Plt. Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya menyatakan bersyukur Kalteng bisa menjadi penopang pangan Nasional. Selama ini untuk menunjang mobilitas rencana Food Estate fasilitas telah disiapkan, antara lain pelabuhan di Bahaur maupun Dermaga Batanjung.

(Baca Juga : Gubernur Harapkan Kerukunan Umat Beragama dan Junjung Tinggi Toleransi)

“Kami merekomendasikan peningkatan infrastruktur pendukung program ini seperti memperbaiki alur sungai meliputi pemeliharaan dan pemanfaatan alur pelayaran (anjir/terusan) karena 6 anjir/terusan belum termanfaatkan secara optimal. Kemudian kami rekomendasikan untuk meningkatan manajemen lalu lintas angkutan sungai serta meningkatan fasilitas dermaga sungai. Selama ini telah ada 5 Dermaga,  terdiri dari 1 Dermaga di Kabupaten Pulang Pisau dan 4 Dermaga di Kabupaten Kapuas”, ucap Plt. Gubernur Kalteng.

Lebih lanjut Habib Ismail Bin Yahya menjelaskan terkait Simulasi Rencana Pengembangan hasil Food Estate atau Lumbung Pangan Nasional di Prov. Kalteng. Dalam simulasi akan memanfaatkan angkutan sungai (Inland Water Ways) untuk transportasi logistik mendukung Pengembangan Food Estate.

Dipilihnya angkutan sungai sebagai transportasi logistik dalam mendukung Pengembangan Food Estate dikarenakan memiliki banyak kelebihan diantaranya meminimalisir biaya perbaikan dan perawatan infrastruktur jalan, harga bahan pokok akan lebih murah, karena biaya transportasi air yg lebih murah 3, menurunkan biaya logistik (saat ini Indonesia merupakan negara yang termasuk biaya logistiknya tinggi (23%), Industri pelayaran tumbuh, polusi lebih rendah (ramah lingkungan), angka kecelakaan transportasi air lebih kecil dibandingkan transportasi jalan  serta mplementasi lebih cepat (jangka pendek) karena infrastruktur telah tersedia (yang dibutuhkan normalisasi alur).

Dalam Rapat,  Plt. Gubernur Kalteng juga melaporkan terkait rencana Peningkatan Dermaga Penyeberangan Daerah Pengembangan Food Estate di Kalteng. Untuk Kabupaten Kapuas, ada 4 Dermaga yang rencananya akan dilakukan peningkatan diantaranya di Mentangai, Lamunti (KTM), Murung Keramat dan Muara Dadahup. Sementara, untuk Kabupaten Pulang Pisau, terdapat 2 Dermaga yang rencananya akan dilakukan peningkatan yakni yang berada di Mintin dan Teluk Sampit.

Senada dengan apa yang telah disampaikan Plt. Gubernur Kalteng, Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat juga telah merekomendasikan terhadap Peningkatan Infrastruktur Pendukung Program Food Estate di Prov. Kalteng yakni memperbaiki alur sungai, pemeliharaan dan Peningkatan Fasilitas Dermaga Sungai, pembangunan kapal baru yang sesuai dengan spesifikasi alur dan muatan komoditi serta perlu dilakukan survey lanjutan.

Pada kesempatan tersebut, dibahas mengenai rencana Inlet/Outlet Food Estate di Kabupaten  Kapuas dan Pulang Pisau. Untuk Kabupaten Kapuas, lokasi Rencana Pelabuhan (Pengumpul Food Estate) berada di Pelabuhan Batanjung dengan Pelabuhan Penunjang berada di Pelabuhan Danau Mare. Sedangkan, rencana Inlet/Outlet Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau, akses Utama menggunakan jalur sungai Kahayan dengan pelabuhan (Pengumpul Food Estate) berada di Pelabuhan Pulang Pisau (Pelindo 3) dan Pelabuhan Bahaur.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam arahannya menghimbau agar semua outlet transportasi di Prov. Kalteng dapat dipersiapkan dengan baik. Budi Karya juga menyampaikan nantinya tim dari Kementerian  akan diarahkan menuju Kalteng untuk melakukan Koordinasi bersama tim dilapangan. Survei dan pemetaan juga akan dilakukan ke pelabuhan Bahaur di Kabupaten Pulang Pisau untuk memperoleh data secara detail.

Hadir secara virtual Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, Dirjen Hubungan Laut Agus H serta Dirjen Hubungan Darat  Budi Setiyadi. Turut hadir mendampingi Plt. Gubernur Kalteng, Asisten Administrasi Umum Setda Prov. Kalteng Lies Fahimah, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalteng Yulindra Dedi dan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XVI Kalteng Buang Turasno.(YDS/Foto:Agung)

 

Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng

gallery

Poster