You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

Sekda Kalteng Hadiri Launching SIPD Penatausahaan

  • 28 Desember 2020 15:27
  • Dibagikan oleh Layanan E-Government
  • Dibaca 585 kali.

Palangka Raya – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menghadiri Launching Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Penatausahaan secara virtual melalui video conference dari Aula Jayang Tingang, Senin (28/12/2020). Launching ini dalam rangka melaksanakan Amanat PP Nomor 12 Tahun 2019 dalam rangka Persiapan Penatausahaan dan Pelaksanaan APBD TA 2021.

Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian Noervianto dalam arahannya menyampaikan data merupakan kekayaan baru Bangsa Indonesia yang memang perlu dioptimalkan, didayagunakan dan tentu bisa berbagi kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan yang bisa mengelola dan mengolah. Mochamad Ardian Noervianto menambahkan sebagaimana yang telah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo bahwa “Data adalah jenis kekayaan baru Bangsa kita, kini data lebih berharga dari minyak”.

(Baca Juga : Kalteng Terima DIPA dan TKDD Tahun 2021 Sebesar 16 Triliun Lebih)

(Baca Juga : Pemprov Kalteng Gelar Acara Pelantikan 89 Penjabat Eselon III dan IV)

Lebih lanjut Mochamad Ardian Noervianto menyampaikan SIPD terdiri dari Informasi Pembangunan Daerah, Informasi Keuangan Daerah dan Informasi Pemerintah Daerah lainnya. SIPD berfungsi untuk memfasilitasi seluruh proses perencanaan, transaksi keuangan hingga pelaporan seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia.

Tujuan pengembangan SIPD adalah menyatukan data perencanaan, keuangan dan pelaporan Daerah seluruh Indonesia. Selain itu, tujuannya adalah menyeragamkan proses perencanaan, keuangan dan pelaporan seluruh Indonesia, meminimalisir Anggaran Pemerintah Daerah untuk mengembangkan sistem Pemerintahan berbasis elektronik dibidang Perencanaan, keuangan dan pelaporan Daerah, kedepan hanya ada satu sistem yaitu SIPD. Terakhir, bertujuan untuk melakukan percepatan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah untuk seluruh Indonesia melalui BPD dan Bank Negara seluruh Indonesia.

Mochamad Ardian Noervianto berharap SIPD dapat memberikan kemudahan bagi aktor-aktor keuangan Daerah dalam melakukan proses penganggaran, penatausahaan, akutansi maupun pelaporan.

“Kamipun juga akan bisa membutuhkan data atau mengolah data yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah secara cepat, akurat, update dan kekinian” tutur Mochamad Ardian Noervianto.

Mochamad Ardian Noervianto juga mengutarakan bahwa SIPD ini merupakan instrumen untuk menjadikan suatu pola kebiasaan baru agar APBD bisa lebih transparan, akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan sehingga prosesnya bisa berjalan lebih efisien dan lebih efektif.

Turut hadir mendampingi Sekretaris Daerah diantaranya Kepala Bidang Anggaran BKAD Prov. Kalteng Aryawan dan Kepala Bidang Perbendaharaan BKAD Prov. Kalteng Fajar Ashori. Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Daerah didampingi Kepala Bidang Anggaran dan Kepala Bidang Perbendaharaan seluruh Indonesia.(WDY/Foto:Asep)

Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng

gallery

Poster